Lulung Sebut Sekda DKI Coba Suap DPRD Terkait APBD

Selasa, 03 Maret 2015 - 00:00:14 WIB
Share Tweet Google +

Loading...

Metroterkini.com - DPRD DKI menuding ada upaya suap dari pihak Gubernur DKI Basuki T Purnama (Ahok) ke DPRD DKI, sebesar Rp 12,7 triliun‎. Wakil Ketua DPRD DKI Abraham Lunggana alias Lulung menyebut Sekretaris Daerah DKI menawarkan suap itu ke Ketua DPRD DKI Prasetyo Edi Marsudi.

"Di rumahnya pimpinan subuh-subuh dikasih bendel seharga Rp 12,7 triliun," kata Lulung di Gedung DPRD DKI, Jl Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (3/3/15).

Namun Lulung tak bisa memastikan kapan pertemuan itu dilakukan dan meminta pertanyaan itu disampaikan ke Prasetyo saja. Namun yang jelas, pertemuan itu dilakukan setelah Kemendagri  mengembalikan draf APBD yang dikirim Ahok.

"Kata Ketua (Pras dalam pertemuan dengan Sekda DKI subuh hari), untuk apa (uang itu)? Ini ada tanah, ada ini, ada ini, untuk DPRD," kata Lulung.

Suap itu, disebut Lulung, dimaksudkan agar DPRD menerima saja draf APBD yang diserahkan Ahok ke Kemendagri. Namun DPRD menolak suap uang dan tanah yang juga disebutnya seharga Rp 6 triliun.

"(Prasetyo bertanya ke Sekda dalam pertemuan subuh itu) Itu sertifikat oke nggak? Pemerintah lho yang beli, sulit. Kemudian dirapatkan oleh ketua, kita semua nolak. Kita tetap pengin pegang APBD hasil pembahasan (yang disetujui DPRD)," ujar Lulung.

Hingga berita ini diturunkan belum ada keterangan dari Sekda DKI. Namun soal kisruh APBD DKI ini Ahok sudah melaporkannya ke KPK. [dtc]

loading...

loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT