Wabup Lombok Tengah Buka Seminar dan Lokakarya Buruh Migran

Senin, 02 Maret 2015 - 00:00:09 WIB
Share Tweet Google +

Loading...

Metroterkini.com - Wakil Bupati Lombok Tengah H.L.Normal Suzana,  mengakui persoalan  Tenaga Kerja Indonesia ( TKI ), menjadi masalah yang belum bisa dipecahkan oleh pemeintah daerah hingga saat ini.

Saat ini berbagai persoalan muncul menimpa TKI khususnya yang berasal dari Kabupaten Lombok Tengah dikarenakan masih lemahnya Sumber Daya Manusia (SDM). Hal ini berakibat pada mudahnya para TKI  dibohongi  oleh para  Calo PJTKI maupun oleh pihak pihak tertentu di negara tujuan. 

"Banyak TKI  ditipu, di janjikan oleh Calon PJTKI  janji muluk - muluk termasuk langsung di tempatkan bekerja tanpa menganggur," Sebutnya ketika membuka seminar dan lokakarya Sosialisasi Intrumen Internasional Untuk Perlindungan Buruh Migran Sebagai pedoman Kebijakan Daerah Mengenai Perlindungan Buruh Migran di  Aerotel Praya NTB Senin (02/3).

Diaku Bupati , janji para calo PJTKI yang muluk –muluk tersebut mengakibatkan munculnya TKI bermasalah di beberapa negara tetangga. Kondisi ini  juga di perparah oleh masih adanya  dokumen persyaratan calon tenaga kerja yang serba Aspal (asli tapi Palsu) tanpa melihat keasliannya dokumen yang di miliki oleh calon TKI.

"Petugas dari desa hingga kabupaten, saya meminta agar teliti dalam menerbitkan dokumen perjalanan para calon TKI," harapnya.

Dijelaskannya fakta di lapangan sambungnya, TKI asal kabupaten Lombok Tengah  termasuk penyumbang TKI terbesar di NTB dengan berbagai negara tujuan. ha ini karena ketatnya dokumen perjalanan yang di terbitkan oleh pejabat akan menjadi pilter agar TKI asal Kabupaten Lombok Tengah, tidak mengalami berbagai persoalan seperti penyiksaan.

"Saya meminta  Kementrian Luar Negeri memberikan bekal pengalaman dan pelajaran yang penting agar nanti para TKI Lombok Tengah tidak mengalami perlakuan yang keji akibat dari kurangnya SDM," Pintanya.

Sementara itu Direktur Imigran Care Jakarta Anis Hidayat angka pelanggaran HAM yang di derita para TKI dari berbagai daerah di Indonesia menunjukkan angka signifikan, termasuk para TKI asal Lombok Tengah NTB yang termasuk penyumbang TKI. Inilah yang mendasar Imigran Care melakukan sosialisasi di daerah NTB secara khusus.

"Kami melihat Lombok Tengah termasuk pengirim TKI yang banyak," Katanya sembari mengatakan Pemda harus membuat Perda yang mengadung prinsip. (ls)

loading...

loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT