Kenali Ciri Batu Pirus yang Asli

Selasa, 24 Februari 2015 - 00:00:15 WIB
Share Tweet Google +

Loading...

Metroterkini.com - Beberapa waktu lalu, Mang Okim ketamuan beberapa Gemstonia dari Cirebon. Mereka membawa sebongkah batuan berwarna biru kehijauan seberat 7 Kilogram. Mereka meminta bantuan Mang Okim untuk mencarikan pembelinya.

Dari penampakannya, batuan ini mirip Pirus. Mang Okim sendiri sengaja tidak menanyakan harganya. Pasalnya, beberapa tahun terakhir ini, Mang Okim kerap mendapati Batu Pirus rekayasa. Padahal, harga yang dimintanya bisa mencapai ratusan juta Rupiah.

Setelah memeriksanya secara sepintas, Mang Okim mendapati bahwa batuan tersebut palsu. Secara diplomatis, Mang Okim menjelaskan bahwa batuan Pirus tersebut adalah buatan manusia.

Tentunya, reaksi mereka kaget dan kecewa. Untuk membuktikannya, Mang Okim segera mengambil pisau lipat. Kemudian Mang Okim menggores permukaan batu tersebut. Bekas goresannya, Mang Okim tetesi dengan Asam Klorida (HCl). Tak seberapa lama, batuan tersebut bereaksi seperti air panas mendidih.

Pengujian serupa kemudian Mang Okim praktikkan ke Batu Pirus asli. Batuan ini bertebaran di ruang kerja Mang Okim. Hasilnya, Batu Pirus asli tidak tergores pisau sedikit pun. Ketika ditetesi Asalm Klorida, Batu Pirus asli tidak sedikit pun bereaksi.

Beruntung, pemilik Batu Pirus tersebut tidak marah. Bahkan, dia merasa bersyukur mengetahui fakta sebenarnya. Bahkan, dia tidak lagi menaruh harapan terlalu besar pada Batu Pirus yang mereka bawa.

Mang Okim juga turut menjelaskan tentang ciri Batu Pirus asli. Adapun batuan yang mereka bawa terbuat dari semen. Pada saat pembuatannya, semen tersebut diberi perwarna Prusi dan Wantek. 
Kemudian adonan ini dibentuk dan akan mewujud seperti Batu Pirus setelah kering.

Ciri Khas Batu Pirus

Batu permata pirus (turquise) memiliki kadar kekerasan 6 mohs. terdiri dari susunan kimia: aluminium, phosphorzuur, air, tembaga, dan besi. Batu turquise ini di Indonesia lebih terkenal dengan nama batu pirus. ada dua macam batu pirus, yaitu keluaran Timur dan Keluaran Barat.

Sebutan Turquise atau turkoois katanya berasal dari perkataan Turki, negeri yang zaman dulu sering kali mengekspor batu itu ke negara-negara lain. umumnya, batu-batu pirus yang mahal ini keluaran negara-negara timur, misalnya persia. Bahkan bangsa barat mengenal lebih mendalam mengenai bau ini, akibat prajurit-prajuritMacedonia yang merampas batu-batu ini dari persia di bawa dan di jual di yunani (griekland)

Batu ini tidak bening, kebanyakan warnanya hijau. Sebenarnya yang bermutu tinggi warnanya biru. ada juga yang berwarna ungu, agak putih-hijau dengan retak-retak seperti pecah. sebenarnya retakan ini merupakan urat emas, pirus daun, dan sebagainya.

Batu pirus cepat terasa panas, asam, mudah dipengaruhi zat cair yang menggigit. Dengan demikian harus di jauhkan dari sesuatu yang dapat merusak mutu batu itu. Sifat lain dari batu pirus, yaitu tidak tahan terhadap tekanan dan sentuhan. Batu ini harus di jaga jangan sampai jatuh. menurut orang yang mengerti, batu pirus ini sangat peka rasa terhadap bau-bauan. batu pirus yang baik dapat menerima dan menyimpan bau-bauan itu lama sekali, baik itu perbuatan baik maupun untuk kejelekan.

Pecahan batu pirus jangan di buang-buang secara sembarangan. Kumpulkan pecahan-pecahan itu dan tanam dalam tanah, supaya bisa jadi batu pirus yang utuh lagi. [sbc]

loading...

loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT