Bupati Bengkalis Berikan Uang Pembinaan Penghafal Quran

Selasa, 24 Februari 2015 - 00:00:11 WIB
Share Tweet Google +

loading...

Metroterkini.com - Selain menyerahkan bonus bagi qori dan qoriah yang berprestasi, Bupati Herliyan Saleh juga memberikan uang pembinaan kepada para guru-guru dan santri/santri wati Pondok Tahfidz se-Kabupaten Bengkalis, Senin (23/2/15) malam.

"Sebagai wujud perhatian pemerintah daerah untuk meningkatkan perkembangan para penghafal Al-Quran, serta ucapan terima kasih atas dedikasi para guru hafidz yang ada di Kabupaten 

Bengkalis, kita memberikan semacam dana pembinaan terhadap mereka," ungkap Bupati Herliyan, saat diwawancara sejumlah wartawan usai mengikuti acara penyerahan bonus qori dan qoriah yang berprestasi, di Kantor LPTQ Bengkalis, Jalan Wonosari Timur.

Pada kesempatan itu, ia mengatakan, bahwa uang pembinaan untuk para guru tahfidz dan santri yang berbakat itu, diharapkan mampu meningkatkan generasi-generasi Qur’ani semakin membumi di Kabupaten Bengkalis.

“Ya kita harapkan dengan semakin meningkatnya kecintaan kita terhadap Al-Qur’an, Kabupaten kita ini, mudah-mudahan terhindar dari bencana atau pun bala. Dan sebaliknya mudah-mudahan dengan begitu, kita senantiasa dicucuri rahmad dan hidayah dari Allah AWT,” kata Herliyan Saleh yang malam itu didampingi Ketua Harian LPTQ Kabupaten Bengkalis, H Arianto.

Sebelumnya, Ketua Harian LPTQ Kabupaten Bengkalis, H Arianto dalam sambutannya menyebutkan, bantuan yang diberikan Pemkab Bengkalis dengan total Rp 302, 7 juta tersebut diserahkan kepada santri yang yang telah dilakukan tes kemampuan hafalan Qur’an oleh tim yag telah dibentuk oleh LPTQ.

"Tim itu sebanyak 10 orang dan telah melakukan tugasnya terhadap pondok/rumah tahfidz yang ada di enam kecamatan. Kecamatan Bengkalis sebanyak 9 pondok, Kecamatan Bantan dan Bukit Batu masing-masing 1 pondok dan Kecamatan Mandau dan Rupat masing-masing 2 pondok," terang Arianto.

Ia juga mengakui bahwa masih ada dua Kecamatan yang belum memiliki pondok tahfidz, yaitu Pinggir dan Rupat Utara. H. Anrianto berharap kedepan santri yang ingin menghafal Al-Quran sudah punya tempat.

"Dari hasil pengujian yang dilakukan oleh tim 10 tersebut, maka sebanyak 391 santri dan santri wati, layak mendapatkan uang pembinaan. Karena dinilai berkemampuan dalam menghafal Quran yang terdiri dari beberapa kategori," sebut Ketua LPTQ.

Secara rinci, lanjut Arianto, untuk kategori standar hafalan lancar dapat mengikuti MTQ berjumlah 31 orang. Kemudian kategori Standar hafalan sedang dan usia kategori bisa mengikuti MTQ sebanyak 53 orang, dan masing-masing dengan variasi hafalan 1-20 Juz.

"Terakhir, kategori standar hafalan biasa dan usia kategori bisa mengikuti MTQ berjumlah 307 santri, dengan variasi hafalan 1-20 Juz Al-Qur’an. Sedangkan untuk total guru pondok tahfidz yang ada di Kabupaten Bengkalis sebanyak 52 orang," pungkasnya. [rdi]


loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT