Terkait Dugaan Korupsi, Jaksa Sita Aset Dirut PT BLJ

Jumat, 13 Februari 2015 - 00:00:18 WIB
Share Tweet Google +

Metroterkini.com - Tim Penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Bengkalis menyita aset tak bergerak milik Direktur Utama PT Bumi Laksamana Jaya (BLJ), Yusrizal Andayani di Pekanbaru, Jumat (13/2). 

Aset tak bergerak yang disita tersebut berupa berupa dua unit rumah di Jalan Aur Kuning, Simpang Tiga, Kota Pekanbaru dan satu unit di Jalan Utama, Pasir Putih, Kabupaten Kampar dan bangunan kantor PT Karya Kalta Citra di Jalan Arifin Ahmad Pekanbaru berikut bangunan milik PT Karya Kalta Citra yang sedang dilakukan pengerjaan. 

Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Bengkalis, Yanuar Rezha Muhammad kepada wartawan Kamis (12/2) lalu mengungkapkan, diduga Yusrizal mengucurkan dana Rp70 miliar ke PT Karya Kalta Citra untuk membangun Graha Kalta di Jalan Arifin Ahmad Pekanbaru. Namun dana Rp70 miliar itu hanya tiang-tiang beton. Aset milik Yusrizal ini disita terkait perkara dugaan pidana korupsi dan pencucian uang (TPPU) atas penyertaan modal Pemkab Bengkalis ke PT BLJ senilai Rp300 miliar tahun 2012 lalu. 

Keterangan pihak kejaksaan, dalam perkara ini negara dirugikan Rp250 miliar. "Ada tiga titik atau lokasi aset yang dilakukan penyitaan," ungkap Rezha. 

Masih terkait perkara ini, pihak kejari beberapa waktu lalu juga sudah menyita sejumlah aset berupa mobil Pajero Sport, Mazda dan Terios dari anak perusahaan PT BLJ Group Bengkalis. Dua lembar sertifikat tanah berlokasi di Pandeglang, Bogor yang ternyata bodong, satu unit sepeda motor. [rdi]

loading...

loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT