TKI Ilegal Ngaku Disiksa Dalam Penjara Malaysia

Jumat, 13 Februari 2015 - 00:00:17 WIB
Share Tweet Google +

loading...

Metroterkini.com - Salah seorang TKI gelap, Daniel (24) yang dideportasi ke Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara mengaku mendapatkan pukulan rotan oleh petugas penjara Malaysia saat menjalani kurungan. Daniel adalah salah seorang dari 80 WNI yang dideportasi pemerintah Kerajaan Malaysia ke Kabupaten Nunukan saat pendataan oleh aparat kepolisian dan BP3TKI setempat.

Daniel yang tertangkap aparat kepolisian Kota Kinabalu Negeri Sabah, Malaysia lima bulan lalu itu ditangkap karena tidak memiliki dokumen keimigrasian. Pria asal Tator, Sulawesi Selatan itu mengaku pada tiga bulan pertama menjalani hukumannya dipukul mengunakan rotan yang membuatnya tidak mampu beraktivitas selama beberapa hari.

"Waktu habis dipukul pakai rotan, saya tidak bisa duduk normal karena bengkak," kata dia, Jumat (13/2) seperti dilansir Antara.

Ketika ditanya apakah semua WNI yang dipenjara mendapatkan perlakuan yang sama, dia mengatakan, hanya yang diketahui masuk ke Malaysia tanpa menggunakan paspor sama sekali.

"Bagi (WNI) yang mengaku pakai paspor masuk (Malaysia), tidak dihukum cambuk. Hanya yang tidak pakai paspor yang dihukum cambuk pakai rotan," bebernya.

Setelah dihukum cambuk, dia langsung dipindahkan ke Pusat Tahanan Sementara (PTS) Kemanis Papar Kota Kinabalu untuk melanjutkan kurungan sambil menunggu pemulangan ke Kabupaten Nunukan. [ant]


loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT