Anggota Dewan Inhu Ancam Tutup Akses Jalisel

Selasa, 03 Februari 2015 - 00:00:06 WIB
Share Tweet Instagram

Metroterkini.com - Terkait akses Jalan Lintas Selatan (Jalinsel) yang melintasi Kota Air Molek Kecamatan Pasir Penyu, selayaknya harus di bagi dua jalur. Pasalnya banyak kecelakaan terjadi, akibat tidak sesuai dengan kepadatan mobil dan kenderaan roda dua yang melintas setiap hari. Demikian Anggota DPRD Inhu Halbert Lubis kepada wartawan kemarin.

Usulan Jalinsel yang membelah Kota Air Molek untuk dijadikan dua jalur tersebut kata Halbert,  juga termasuk agenda hasil reses dewan yang baru berlangsung akhir pekan kemaren.

"Banyak aspirasi menjadi cacatan, diantaranya permintaan masyarakat untuk dijadikan dua jalur jalan yang melintasi Kota Air Molek,” katanya.

Halbert menyebutkan, ada sekitar 7 kilometer jalan yang harus patut dijadikan dua jalur. Permintaan dari masyarakat akan menjadi bahan aspirasi untuk diusulkan DPRD Inhu ke Pemerintah Propinsi maupun Pusat. Akan tetapi, bilamana nanti usulan tersebut juga tidak diakomidir pihak Propinsi, maka dewan sendiri yang akan melakukan penutupan akses Jalinsel tersebut.

"Artinya dengan usulan masyarakat untuk dijadikan lintas Kota Aur Molek, bagaimana bisa menjadi dua jalur. Nanti dewan melalui Komisi IV DPRD Inhu, akan berangkat kordinasi dengan pihak Propinsi, karena juga salah satu hasil agenda reses yang baru dijalankan," ancam Halbert, anggota dewan Inhu dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) itu.

Menurut catatan hasil reses yang dilakukan dewan baru-baru ini sebutnya lagi,  juga masih banyak yang akan diperhatikan khususnya dalam peningkatan mutu pendidikan, termasuk infrastruktur jalan dan lainnya. Maka dengan kepercayaan masyarakat yang memberikan amanah, melalui Komisi IV dewan akan mengupayakan perjuangan aspirasi masyarakat.

"Masih ada yang lain seperti dalam hal mengenai pelayanan kesehatanan termasuk pengawasan ketenaga kerjaan yang dilakukan instansi terkait, artinya juga akan tetap di pantau dewan yang membidangi komisi tersebut," ungkap Halbert yang juga mantan karyawan PT.Tunggal Perkasa Platation menutup pembicaraannya. [setia]


TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT