Normansyah dan Sulaiman Populer Dimata Warga

Ahad, 01 Februari 2015 - 00:00:16 WIB
Share Tweet Google +

Metroterkini.com - Selain bupati Bengkalis saat ini Herliyan Saleh, Normansyah Abdul Wahab dan Sulaiman Zakaria ternyata masih populer di kalangan masyarakat di Kabupaten Bengkalis, Minggu (1/2).

Keduanya pernah menjadi rival Herliyan pada pilkada tahun 2010 lalu, namun kalah.

Pantauan media ini sebulan belakangan, baru empat nama yang terus menguat sebagai bakal calon bupati Bengkalis.

Mereka dalah Herliyan Saleh, Normansyah Wahab, Sulaiman Zakaria dan muka baru Amril Mukhminin juga  digadang-gadang Partai Golkar dan sejumlah kelompok masyarakat.

Zainal, warga Wonosari kepada wartawan mengatakan, sosok Normansyah Wahab, mantan Wakil Bupati Bengkalis periode 2005-2010 masih punya nilai jual di masyarakat untuk menahkodai Negeri Junjungan periode 2015-2020.

Selain itu ia juga menyebut sosok Normansyah masih cukup dominan dan menjadi buah bibir kalangan masyarakat sebagai salah satu pesaing di Pilbup mendatang.

“Kita belum mengetahui apakah nama-nama yang digadang-gadangkan tersebut maju sebagai calon bupati atau tidak. Sebab proses pendaftaran ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bengkalis hanya tinggal 26 hari lagi, yakni 26 Februari. Saya melihat nama Normansyah masih cukup populer dan layak maju pada Pilbup nanti,” ungkap Zainal, Minggu siang.

Sementara Kusmayadi, kader Partai Demokrat Kabupaten Bengkalis justru menjagokan Ketua DPD Partai Demokrat Kabupaten Bengkalis, Sulaiman Zakaria.

Menurut Kusmayadi, mantan Sekda Kabupaten Bengkalis era bupati Syamsurizal itu dikenal luas di masyarakat Kabupaten Bengkalis.

Menurutnya, tinggal lagi parpol mana yang akan memberikan dukungan melengkapi kekuatan Partai Demokrat ini yang belum pasti.

“Nampaknya pertarungan politik tahun 2010 lalu bisa terulang kembali tahun ini. Harapan kita, Sulaiman Zakaria kembali maju sebagai cabup karena yang bersangkutan masih layak dijual ketengah masyarakat Bengkalis,” ungkap Kusmayadi.     

Hanya saja sampai saat ini belum satu pun "perahu" politik yang dijadikan kenderaan politik Normansyah. Beda dengan Herliyan yang jauh-jauh hari diusung Partai Amanah Nasional (PAN).

PAN yang sudah memiliki 8 kursi di DPRD Bengkalis juga belum aman untuk mencalonkan Herliyan. Sebab jumlah itu masih kurang dari 20 persen seprti yang disyaratkan Perpu.

Sementara itu, Sulaiman yang juga Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Bengkalis juga harus bekerja keras melobi partai pendukung untuk melengkapi syarat 20 persen agar bisa mendaftar sebagai calon bupati Bengkalis.

Sedangkan Normansyah Wahab baru sekedar disebut-sebut bakal diusung Partai Golkar juga disebut-sebut menggunakan Partai Nasdem, Partai Hanura atau PPP, PKS dan Partai Gerindra.

Jadi siapa yang lebih jelih memikat hati partai pendukung masih kita tunggu.[Rdi]

loading...

loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT