Tahun Ini Pusat Tak Lanjutkan Program PNPM

Rabu, 28 Januari 2015 - 00:00:17 WIB
Share Tweet Instagram

Metroterkini.com - Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Pedesaan Integrasi (PNPM-MPI) Pemerintah Pusat dihentikan. Padahal manfaat program ini dirasakan masyarakat. Terutama dalam mempercepat pembangunan di desa.

Melalui PNPM-MP Integrasi ini, bukan hanya partisipasi aktif, tetapi kemandirian masyarakat dalam pembangunan desa juga meningkat. Mengingat hasilnya sangat baik, wajar jika masyarakat berharap program ini tetap dilanjutkan.

Namun, seiring berakhirnya Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2010-2014, Pemerintah Pusat menghentikan program PNPM-MPI ini.

Hal ini disampaikan Bupati Bengkalis, H Herliyan Saleh ketika menghadiri musyawarah antar desa dan laporan pertanggung jawaban unit pengelola kegiatan PNPM-MP Integrasi Kecamatan Mandau di Gedung Bathin Betuah Duri, Kecamatan Mandau, Selasa (27/1).

Selain masyarakat, dibarisan kursi tamu dan undangan duduk Kepala BPMPD Bengkalis H Ismail, Asisten Tata Praja, H Amir Faisal, Kadis Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Abdul Ridwan Yazid, Direktur RSUD Mandau, Erzan Saputra TH serta anggota DPRD Bengkalis Dapil III Pinggir Adihan, Dapil V Mandau Rianto dan Camat Mandau, H Hasan Basri.

Bupati melanjutkan, ia percaya ke depan
Pemerintah Pusat tentu akan meluncurkan program lain yang lebih baik untuk melaksanakan kesinambungan program pembangunan di desa.

Menurut Herliyan, pelaksanaan program PNPM-MP Integrasi di Kabupaten Bengkalis selama ini, bermanfaat sekali. Sangat membantu pemerintah dan masyarakat dalam mempercepat keberhasilan pembangunan desa di kabupaten berjuluk Negeri Junjungan ini.

Karena itu, sambung Herliyan, kunci sukses program PNPM-MP Integrasi ini akan diadopsi untuk mendukung keberhasilan program-program serupa yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Bengkalis.

Dibagian lain Bupati menjelaskan, perhatian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis untuk mendukung dan mensukseskan program PNPM Mandiri di daerah ini sangat besar.

Sejak tahun 2011 hingga 2014 misalnya, dana APBD Kabupaten Bengkalis yang dialokasikan untuk mendukung program ini mencapai Rp. 60,25 miliar. Sedangkan dana dari APBN hanya sebesar Rp. 30,36 miliar.

“Besar alokasi dana dari APBD Bengkalis ini, merupakan wujud keseriusan dalam mendukung program PNPM Mandiri ini”, paparnya.

Tak hanya itu, bahkan pada saat pembahasan RAPBD 2015 lalu, Pemkab Bengkalis tetap mengusulkan anggaran untuk tetap mendukung program ini.

Namun karena dihentikan oleh Pemerintah Pusat, usulan anggaran dari Pemkab Bengkalis tersebut, tidak jadi dialokasikan pada APBD 2015. [rdi]


TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT