Pilbup Bengkalis, Normansyah Optimis Dapat Dukungan Parpol

Ahad, 25 Januari 2015 - 00:00:15 WIB
Share Tweet Google +

loading...

Metroterkini.com - Salah satu kandidat bakal calon bupati Bengkalis 2015-2020 Normansyah Abdul Wahab optimis ia akan mendapat dukungan dari partai politik (Parpol) untuk ikut serta dalam pemilihan bupati (pilbup) Bengkalis bulan Desember mendatang.

Optimisme tersebut disampaikan Normansyah, Minggu (25/1/15) kepada wartawan terkait langkahnya untuk maju pada pilbup Bengkalis mendatang.

Mantan wakil bupati Bengkalis periode 2005-2010 itu menyatakan kalau dirinya saat ini secara intens menjalin komunikasi dengan sejumlah pengurus parpol, baik di kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau hingga tingkat pusat di Jakarta.

“Saat ini saya terus menggalang komunikasi politik dengan beberapa petinggi parpol. Insyaallah target minimal 20 persen suara atau perolehan kursi di DPRD Bengkalis sebagai syarat maju menjadi cabup dapat terpenuhi,”terang Normansyah via seluler.

Ditanya parpol mana saja yang dilakukan pendekatan, ia menyebut seperti Partai Golkar, dimana beberapa hari lalu nama Normansyah masuk dalam lima bakal calon bupati Bengkalis yang diputuskan melalui rapat pleno DPD II Golkar Bengkalis. Kemudian ia menyebut Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Demokrat, Partai Gerindra, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) serta sejumlah parpol lainnya, dimana ia sedang intens menjalin komunikasi saat ini.

Disinggung, apakah ia juga akan maju sebagai bakal cabup dengan perahu Partai Nasdem dan Partai Hanura, Norman menyebut sangat tidak tertutup kemungkinan kearah tersebut.

Bahkan parpol yang memperoleh suara dibawah ambang parlementary treshold seperti PKPI dan PBB juga tengah dilakukan pendekatan untuk memuluskan langkah sebagai cabup.

“Tekat saya untuk maju pada pilbup Bengkalis Desember mendatang sudah bulat. Tentunya langkah awal kearah tersebut dimulai dari dukungan parpol sebagai persyaratan yang diwajibkan oleh Undang-undang, dan kemudian tentunya dukungan luas dari mayoritas masyarakat di Kabupaten Bengkalis,”ujar Norman diplomatis.

Ditambahkan, tekat dirinya maju pada pilbup mendatang tidak lain murni sebagai pengabdian, bukan untuk merusak tatanan serta melakukan pembodohan ke masyarakat. 

Ia berpandangan pada pilbup yang digelar Desember mendatang dengan tidak adanya status cabup incumbent membuat persiangan bakal lebih terbuka dan berjalan secara fair (bersih,red).

“Pilbup yang rencananya dilaksanakan bulan Desember jelas lebih fair play, tidak ada calon yang diuntungkan karena jabatannya sebagai kepala daerah pada saat itu. Kita percaya masyarakat Bengkalis tentu ingin sebuah perubahan yang nyata bukan hanya sebatas slogan, dengan menentukan pilihan secara riil dengan berkaca pada realita yang ada,” tutup Normansyah. [rdi]

loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT