Polisi Buru Penculik Pengawas Proyek di Aceh Utara

Jumat, 23 Januari 2015 - 00:00:14 WIB
Share Tweet Google +

Loading...

Metroterkini.com - Kasus kekerasan bersenjata kembali terjadi di Aceh. Seorang pekerja proyek PT. Salinan, yang sedang mengerjakan proyek bendungan irigasi di Desa Alue Lhok, Paya Bakong, bernama M. Yani (32), diculik sekelompok pria bersenjata, Selasa (20/01/15) kemarin. Namun, korban kembali ditemukan dengan selamat pada Rabu (21/01/15).

Kondisi ini menuntut aparat kepolisian setempat untuk melakukan patroli khusus. Hingga saat ini, pelaku yang diduga berjumlah sekitar 7 itu belum berhasil ditangkap. Korban diculik saat berada di lokasi proyek tersebut. Informasi yang dihimpun, sempat terjadi letusan senjata saat sekelompok pria bersenjata itu beraksi.

Kapolres Aceh Utara, AKBP Achmadi S.Ik, mengatakan, hingga saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan dan pemeriksaan sejumlah saksi terkait kasus tersebut. Namun, korban yang merupakan warga Padang Sakti, Muara Satu, Kota Lhokseumawe itu telah dilepaskan tadi malam sekitar pukul 01.00 WIB dinihari.

"Korban dilepaskan dalam keadaan selamat. Tidak ada kekerasan fisik pada korban, namun motifnya belum kita ketahui karena korban masih trauma," kata Achmadi, Rabu (21/01/15).

Achmadi menjelaskan, ditempat kejadian perkara (tkp), Polisi menemukan 15 selongsong peluru senjata jenis M-16 dan AK, serta dua peluru aktif. "Kita sudah membentuk tim khusus yang dibantu oleh Brimob, untuk menyisir lokasi itu," ungkap Achmadi.

Disampaikan dia, Kapolda Aceh Irjen Husen Hamidi juga telah memerintahkan jajaran Kepolisian Resort Aceh Utara untuk meringkus pelaku kriminal yang beraksi dilokasi proyek bendungan irigasi berjumlah 6,5 Miliar itu. [Jamal]

loading...

loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT