Tiduri ABG 15 Tahun, Warga Rokan Hulu Dipolisikan

Senin, 19 Januari 2015 - 00:00:05 WIB
Share Tweet Instagram

Metroterkini.com - Kisah cinta remaja kembali berujung ke meja hukum. Saipul (19) alias Ipul, warga Rambah Hilir Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) Riau, tak dapat menahan hasrat seksnya terhadap kekasihnya yang masih kelas 1 SMA berusia 15 tahun, inisial K.

Dengan alasan merayakan tahun baru, Ipul nekad membawa K ke rumahnya tanpa permisi ke orang tua K yang tinggal di Daerah Rambah Samo Rohul. Di rumah Ipul, terjadilah hubungan layaknya suami istri selama 2 hari.

Sementara itu, NR, ayah K, cemas karena anak gadisnya itu sudah beberapa hari tak pulang. Hingga akhirnya pada Sabtu (3/1) malam, K pulang. Seketika saat masuk ke rumah, K langsung ditanyai oleh ayahnya. Dengan gugup, K pun mengaku menginap di rumah Saipul dan melakukan hubungan terlarang itu.

Selain itu, K juga akhirnya mengaku bahwa, hubungan badan itu, sudah 4 kali dilakukannya bersama Saipul. Pertama, pada September 2014, di sebuah pondok kebun sawit Km 15 Desa Langkitin Kecamatan Rambah Samo.

Lalu berlanjut pada Oktober 2014 di tempat serupa bahkan sebanyak 2 kali. Terakhir, Saipul meniduri K di rumah orang tuanya saat moment menyambut tahun baru 2015.

Mendengar pengakuan itu, NR tak terima. Keesokan harinya, Minggu (4/1), ia mendatangi rumah Saipul untuk meminta pertanggungjawaban.

Saat itu, kedua belah pihak melakukan perundingan, dimana Saipul diberi waktu selama 12 hari untuk menyelesaikannya. Ternyata, keluarga korban tak melihat ada itikad baik dari keluarga Saipul dan terpaksa melalui jalur hukum.

Kabid Humas Polda Riau, AKBP Guntur Aryo Tejo SIK, Senin (19/1) membenarkan adanya laporan tersebut. Menurutnya, kasus itu diselidiki Polres Rohul.

"Petugas sudah meminta keterangan korban dan saksi. Sementara untuk pelaku (Saipul), masih dilakukan penyelidikan," ujar Guntur.

Jika terbukti, kata Guntur, pelaku dijerat dengan dugaan tindak pidana persetubuhan terhadap anak di bawah umur sesuai undang-undang nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak. [mrd]


TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT