Ketua LMP Pelalawan Catat Nama Wartawan Peras Kades

Senin, 19 Januari 2015 - 00:00:03 WIB
Share Tweet Google +

loading...

Metroterkini.com - Setelah berlangsung beberapa kali pertemuan akhirnya, Kades Desa Rangsang Teluk Kandis Khaierat, memalui tangan kanannya Aperta menyanggupi membayarkan uang sebanyak 10 juta kepada Kertua Laskar Merah Putih (LMP) Pelalawan, Zainuddin alias Apeng, Kades ini takut diancam ketua Laskar MP ini kalau penjualan hutan seluas 500 hektar kepada seorang pengusaha perkebunan sawit diberitakan.

"Kami dipaksa minta uang pada malam itu yang waktunya saya tifdak ingat sebesar 30 juta, namun Kades menanggupinya hanya 10 juta, dan uang itu saya berikan kepada Zainuddin 7 Juta," Jelas Aperta melalui telponnya, Minggu (18/1/15).

Aperta menyebutkan kalau uang tersebut dibayarkan maka berita yang sudah dirilis wartawan tidak akan terbit, dijelaskan Aperta uang tersebut akan dibagikan kepada bebertap orang wartawan yang akan memberitakan penjualan Hutan Alam Desa Rangsang Teluk kandis, Pelalawan, Riau.

"Kalau tidak bayar maka saya tidak betanggung jawab berita kalian terbit," Ujar Aperta menirukan ancaman Apeng.

Sebelumnya Kades Desa Rangsang Teluk Kandis diberitakan trelah menjual hutan Alam yang bermasalah dengan sejumlah pengusaha sawit, Kades ini bermasalah dengan kehutanan karena penjualan ini dinilai diluar prosedur, bahkan saat ini Hutan ini terletak diatas izin PT. Baroman, yang belum diolah ini akan dituntut ke Polisi karena Kades menjual lahan diatas izin orang lain.

Beberapa waktu lalu pertemuan dengan sejumlah pihak Kedes, warga dengan Dinas Kehutanan sudah dijalin, namun hingga kini belum betemu kesepakatan, bahkan surat tanah yang dijanjikan kades ini tak kunjung selesai karena Camat tidak mau tanda tangan SKT nya.

Sementara itu Zainuddin ketika dikonfirmasi membenartkan ada pengambilan uang dari Aperta, namun nilainya tidak 7 Juta, di sebut Apeng dia dibayar 2 juta saja, sisanya dibawa ke Pekanbaru pada malam itu dengan Aperta, Apeng minta kepada wartawan agar memberitakan pemerasan Kades ini agar siapa pemeras bisa diuangkap, "Beritakan saja biar semua bisa diuangkap," Jelas Apeng, Senin (19/1/15).(Basya)


TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT