EA Tahu Gulat Manurung Bawa Uang Buat Annas Maakmun

Senin, 22 Desember 2014 - 00:00:06 WIB
Share Tweet Instagram

Metroterkini.com - Salah seorang saksi, EA yang terkait dalam peristiwa penyerahan uang suap dari pengusaha sawit Gulat Manurung kepada Gubernur Riau nonaktif Annas Maamun. Edi mengakui Gulat membawa uang ke Jakarta.

Edi mengaku mengenal Gulat lantaran mereka pernah bergabung dalam tim sukses Annas saat maju menjadi gubernur. Edi diajak Gulat untuk bertemu dengan Annas di Jakarta pada 23 Oktober.

"Waktu itu 23 Oktober. Selasa seingat saya, Gulat datang ke rumah saya bersama teman yang saya kenal juga, Hamzah. Mereka mengajak saya ke Jakarta mengantar titipan untuk Pak Annas," kata Edi yang bersaksi untuk terdakwa Gulat di PN Tipikor Jakarta, Senin (22/10/14).

Edi mengetahui bahwa dalam perjalanan ke Jakarta, Gulat membawa uang untuk diserahkan ke Annas. Namun dia tidak mengetahui apa peruntukkan uang itu.

"Lho Anda ini kan dari media, harusnya memiliki kepekaan yang lebih mengenai uang itu untuk apa. Harusnya kan ditanyakan," hakim Joko Subagyo mencecar Edi.

"Saya ikut saja. Saat itu saya tidak bertanya," jawab Edi yang tampil nyentrik dengan kacamata gelap dan bertindik di telinga kiri ini.

Pada 24 Oktober 2014, Edi terbang ke Jakarta dari Pekanbaru, Riau, pukul 08.00 WIB. Dia mengaku sebelum berangkat, Gulat memasukkan amplop coklat dengan isi cukup tebal ke tas selempang miliknya.

"Sebelum berangkat, saudara Gulat memasukkan amplop warna coklat, sedang, isinya tebal. Katanya, 'Bang tolong masukkan di tas abang.' Di jakarta, itu amplop diambil lagi sama Gulat. Itu dalam perjalanan dari bandara ke Cibubur," ujar Edi.

Setelah sampai di rumah pribadi Annas di perumahan Citra Gran Cibubur, Edi dan Gulat langsung bertemu dengan tuan rumah.

"Sampai Cibubur magrib. Saya dengan Gulat masuk, yang buka pintu Tri. Saya masuk ketemu ibu di ruang tamu. Uangnya saya enggak lihat lagi karena yang bawa Gulat. Setelah itu diajak keluar sama Pak Annas makan di Hanamasa," ucap Edi.

Edi mengaku setelah mengantar uang itu, dia lantas menuju Hotel Le Meridien, Jakarta. Sehari kemudian, dia mengaku langsung pulang ke Pekanbaru. Saat itulah dia mendengar Annas dan Gulat ditangkap KPK. [dtc]


TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT