Imigran Gelap Jadi Keresahan Sosial di Riau

Jumat, 19 Desember 2014 - 00:00:19 WIB
Share Tweet Google +

Metroterkini.com - Banyaknya persoalan imigran gelap di Pekanbaru dipandang sudah mengarah keresahan sosial. Kesbangpol Riau mengaku sedang melakukan pengawasan terhadap pendatang asing asal Timur Tengah tersebut. 

"Kami menilai persoalan imigran ini sudah mengarah pada keresahan sosial. Kami saat ini sedang melakukan pengawasan," kata Kepala Kesbangpol, Nizhamul, Jumat (19/12/14). 

Pengawasan tersebut papar Nizhamul penting dilakukan untuk menghindari dampak sosial yang ditimbulkan. Sebut saja persoalan gigolo yang disebut-sebut ada di antara imigran berperan begitu. 

Tidak hanya itu, Nizhamul juga sedang mengawasi kebenaran penyebaran paham Syi'ah termasuk paham Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) yang saat ini menjadi perhatian negara di dunia. 

Nizamul bahkan mengibaratkan, jika persoalan imigran ini dibiarkan, dikhawatirkan akan menjadi wabah ebola di Riau. "Ini kalau dibiarkan jadi wabah "ebola" yang akan menjadi penyakit masyarakat yang meresahkan," terangnya. 

Ada pun langkah antisipasi yang telah dilakukan Kesbangpol, yakni dengan membuat satu komitmen bersama melakukan penolakan terhadap paham ISIS, kemudian mengadakan dialog bersama pihak terkait soal agama. 

"Khusus untuk antisipasi ISIS ini kita minta kepada warga untuk bersama-sama melakukan pencegahan. Misalnya ada yang aneh-aneh, tiba-tiba ada jadi ustadz dadakan kemudian menyebarkan paham yang tidak biasanya segera dilaporkan," ungkap Nizamul. 

Saat ditanya apakah sudah laporan terkait prilaku dari para imigran tersebut, Nizamul mengaku memang belum ada yang berasal dari masyarakat. Namun sebagai bentuk antisipasi, pihaknya perlu melakukan deteksi dini sebelum terjadi. [rtc-mok]

loading...

loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT