Keluarga Peri & Kurcaci Ditemukan Di Sensus Awal Crimea

Jumat, 19 Desember 2014 - 00:00:11 WIB
Share Tweet Google +

Metroterkini.com - Kepala Badan Statistik Rusia (Rosstat), Alexander Surinov mengatakan pada Kamis (18/12) bahwa hasil sensus awal yang dilakukan pada 14 hingga 25 Desember menemukan populasi keluarga peri di Crimea.

Menurut data statistik, Distrik Federal Crimea memiliki jumlah populasi sebesar 2.284.400 jiwa, terdiri dari 1.889.400 orang di Republik Crimea dan 889.400 orang di Sevastopol.

Penduduk Crimea, seperti halnya orang-orang dari wilayah Rusia lain, memberikan imajinasi mereka saat sensus. Menurut pejabat Rosstat, banyak orang yang mendeskripsikan etnis mereka sebagai etnis Crimea, tetapi lebih banyak lagi yang menyebutkan dirinya sebagai etnis yang lebih eksotis.

"Keluarga dari Evpatoria mengatakan mereka adalah peri hutan dan mereka tidak dapat ambil bagian dalam sensus ini. Butuh upaya lebih keras untuk membujuk mereka untuk menyebutkan status gender dan umur," ujar pejabat Rosstat, Svetlana Nikitina, dikutip dari Sputnik

"Beberapa mengatakan mereka lahir di 'Titanic'. Seorang perempuan yang datang ke tempat sensus mengatakan dirinya hanya 'seorang perempuan berkacamata'," ujar Olga Baldina, kepala Rosstat di Crimea.

Peri dan Kurcaci

Menurut Surinov, ada yang menuliskan 'peri dan kurcaci' di kolom etnis dalam formulir sensus.

Namun setelah proses data selesai, nantinya mereka akan disebut sebagai etnis 'lain-lain'.

Jumlah pasti karakter dongeng dan alien yang hidup di Crimea ini akan diumumkan pada musim semi nanti.

Crimea dan Sevastopol menjadi bagian wilayah Rusia pada Maret lalu, mengikuti referendum yang diselenggarakan di sana. Mayoritas populasi memilih 'ya' untuk reunifikasi wilayah bagian Ukraina ini dengan Rusia.

Sensus terakhir di Crimea dilakukan pada 2001 dan mencatat jumlah populasi di Crimea lebih dari dua juta orang dengan 130 etnis di dalamnya.

Sebelumnya, dilaporkan bahwa populasi di Crimea menurun sebanyak lebih dari 250 ribu orang selama dekade terakhir, sejak 1995 hingga 2014. [cnni]

loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT