Pemko Pekanbaru Akan Lelang Besi Pancang Reklame

Selasa, 09 Desember 2014 - 00:00:15 WIB
Share Tweet Google +

loading...

Metroterkini.com - Beberapa bulan belakangan, Halaman Belakang Kantor Walikota Pekanbaru dipenuhi tumpukan besi-besi tua hasil dari penertiban yang dilakukan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kota Pekanbaru sepanjang tahun 2014. Akibat penumpukan besi tersebut, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru akan melakukan pelelangan terhadap tiang baliho yang dianggap sudah menyalahi aturan.

Kepala Satpol-PP Kota Pekanbaru, Zulfahmi Adrian saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (9/12/14) mengatakan pihaknya sedang melakukan koordinasi dengan Lembaga Lelang Negara (LLN) untuk menyiapkan pelelangan tiang baliho.

“Tiang reklame dan baliho yang sudah kita tertibkan ini, statusnya sudah milik Pemko Pekanbaru. Jadi dalam waktu dekat ini, kami akan menyiapkan data administrasi, seperti melihat persyaratan untuk selanjutnya dilakukan pelelangan tiang ini,” ujar mantan Kepala Dinas Sosial Inhu.

Dikatakan Zulfahmi, keberadaan tiang reklame ataupun baliho yang kini menumpuk di halaman belakang kantor Walikota, sudah menjadi pemandangan yang tidak enak. Hal ini juga menyebabkan lahan parkir yang minim bagi pegawai ataupun masyarakat yang hendak melakukan administrasi di lingkungan Kantor Walikota.

“Kita akui kalau keberadaan tiang-tiang ini sangat menggangu kenyaman dan pemandangan. Oleh karena itu lah kita tak mungkin terlalu menahan lama-lama besi hasil penertiban di sana,” terangnya.

Lebih jauh dikatakannya, besi-besi berukuran besar itu sudah menjadi hak milik Pemko Pekanbaru pasca penertiban yang dilakukan selama setahun belakangan. Ia juga menyebutkan banyak pemilik tiang billboard yang tidak mengurus izin dan tidak mengambilnya kembali tiang tersebut.

“Jadi sesuai dengan Perwako Reklame, 3 hari sesudah ditertibkan barang tersebut menjadi milik Pemko. Kalaupun pengusaha mau menngambilnya, tentu pemilik tiang harus membawa bukti kepemilikan,” sebutnya.

Bukan hanya itu saja, Zulfahmi menegaskan kepada pemilik ataupun pengusaha reklame untuk mengganti biaya pembongkaran. “Untuk satu kali penertiban tiang baliho, Pemko Pekanbaru menyewa alat berat serta pekerja pemotong dengan dana sebesar 12 Juta Rupiah. Kita sangat berharap agar proses tahapan pelelangan bisa segera rampung hingga akhir tahun ini,” tandasnya. [hms]

loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT