Mahyudin: Cegah Korupsi dengan Transparansi

Senin, 08 Desember 2014 - 00:00:16 WIB
Share Tweet Google +

loading...

Metroterkini.com - Korupsi merupakan musuh bersama yang merusak sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegara. Korupsi juga telah marak di lingkungan pemerintahan hingga ke level yang paling rendah. Kegiatan korupsi banyak dilakukan karena banyak informasi yang ditutup oleh pihak tertentu agar tidak diketahui oleh publik. 

Untuk mencegah korupsi, salah satu caranya dapat dilakukan dengan tranparansi pengelolaan dan penggunaan keuangan Negara. Salah satu cara untuk memberantas korupsi adalah mengadakan kegiatan hari anti korupsi internasional setiap tanggal 9 Desember 2014. Dengan momen hari anti korupsi ini diharapkan kegiatan korupsi dapat dihilangkan dari Indonesia.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Komisi Informasi Provinsi Riau, Mahyudin Yusdar SH MKn, dalam rilisnya kepada metroterkini.com, Senin (8/12/14). Menurutnya, Hari Anti Korupsi memiliki peranan penting dalam pencegahan dan penanggulangan kegiatan korupsi di Indonesia. Mahyudin mengatakan bahwa korupsi dapat dicegah dengan adanya transparansi penggunaan dan pengelolaan keuangan Negara di setiap level pemerintahan.

“Pada hari anti korupsi yang selalu diperingati besok (Hari ini-red) menjadi waktu yang tepat untuk menyampaikan pesan bahwa transparansi anggaran dapat mencegah kegiatan korupsi. Dan hal itu pada dasarnya juga telah termuat dalam UU KIP nomor 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik. Dan saya selaku Ketua KI Riau mengajak semua badan publik untuk menerapkan prinsip transparansi dalam penggunaan keuangan Negara,” ujar Mahyudin.

Transparansi anggaran akan menimbulkan kepercayaan dari publik kepada perangkat Negara bahwa penggunaan anggaran itu benar-benar tepat sasaran. Dengan begitu, diyakini bahwa Publik juga akan semakin tinggi tingkat partisipasinya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Saya yakin, kita semua menginginkan Negara dan daerah kita maju berkembang pesat. Dan kata kunci untuk itu salah satunya adalah penggunaan keuangan Negara yang tepat sasaran dan akuntabel,” tutup Mahyudin. [***]


loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT