HMI desak polri bertanggung jawab, Atas Insiden Di RRI

Kamis, 04 Desember 2014 - 00:00:06 WIB
Share Tweet Google +

loading...

Metroterkini.com - HMI minta Sutarman bertanggung jawab atas inseden di RRI pekanbaru. Insiden pemukulan oleh aparat kepolisian resort kota pekanbaru di RRI merupakan tindak kejahatan kriminal, aparat polisi sudah melanggar UUD 45 pasal 28 E tentang kebebasan/hak warga negara menyampaikan pendapat dimuka umum. Lebih lanjut mekanisme pelaksanaan penyampaian pendapat ini diatur dalam UU no 9 tahun 1998.

Kebrutalan aparat polisi terhadap mahasiswa yang tergabung dari HMI-MPO, Bem unri, dan Bem UIR melakukan aksi demontrasi menolak kenaikan harga BBM oleh pemerintah Jokowi JK melanggar Perkapolri no 9 tahun 2008 pasal 13 diantaranya adalah (a) melindungi hak asasi manusia (b) menghargai asas legalitas (c) menyelenggarakan pengamanan. Disambung pada pasal 24 bahwa dalam menerapkan upaya paksa harus dihindari hal-hal yang kontra misalnya memperlakukan kasar dengan emnganiaya atau memukul massa aksi, hal ini malah dilakukan oleh aparat polisi kota pekanbaru dengan membabi buta terhadap mahasiswa yang demontrasi.

Selanjutnya aparat juga telah melanggar peraturan kapolri no 16 tahun 2006 tentang pengemdalian massa (protap dalmas) pasal 7 ayat 1 protap dalmas (hal-hal yang dilarang satuan dalmas) diantaranya adalah:

1. Bersikap arogan dan terpancing oleh prilaku massa 
2. Melakukan tindakan kekerasan yang tidak sesuai dengan prosedur
3. Mengucapkan kata-kata kotor, memaki-maki pengunjuk rasa, apapun alasannya aparat tidak boleh memukul para demonstran

Dan yang lebih parahnya lagi adalah aparat memukul mahasiswa sampai kedalam mushalla, hal ini telah melecehkan tempat ibadah umat islam. Oleh karena itu HMI MPO Badko Sumatra raya dan HMI MPO Cabang pekanbaru meminta dengan tegas kepada kapolri (sutarman) harus bertanggung jawab terhadap tindakan anak buahnya. Tidak cukup hanya meminta maaf terhadap umat islam, namun harus ditindak tegas dengan memecat kapolda riau, kapolresta pekanbaru, dan menghukum para oknum sesuai dengan hukum yang berlaku.[dfri]


loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT