Nelayan Bantan Tagih Janji Presiden Jokowi

Ahad, 30 November 2014 - 00:00:11 WIB
Share Tweet Google +

Metroterkini.com - Sejumlah nelayan yang menangkap ikan di wilayah pesisir Pulau Bengkalis khususnya kecamatan Bantan bertambah 'galau' akibat kenaikan bahan bakar minyak (BBM) sejak tanggal 20 November lalu.

Disisi lain berbagai program yang dijanjikan presiden RI Joko Widodo (Jokowi) tentang program peningkatan kesejahteraan masyarakat, kesehatan dan pendidikan hingga saat ini belum menyentuh nelayan tradisional di Bantan. Sampai hari ini, nelayan Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis belum menyentuh program Jokowi untuk kesejahteraan nelayan. Padahal masyarakat nelayan sangat berharap program yang digadang-gadang bisa membantu meringankan beban ekonomi yang dipikul nelayan tidak terkecuali nelayan di Kecamatan Bantan.

"Melihat dari berita yang selama ini dihebohkan bahwa Presiden Jokowi menggulirkan program KIS, KSKS, KIP dan lainnya untuk masyarakat susah, namun sampai sekarang di Kecamatan Bantan atau kampong kami ini belum terlihat tanda-tanda akan tersentuh program tersebut. Apakah program itu hanya di wilayah Jawa atau seluruh Indonesia, karena kami juga membutuhkan subsidi dari pemerintah," kata Anwar nelayan tradisional Kecamatan Bantan kepada wartawan pekan lalu.

Untuk itu, Anwar berharap Presiden Jokowi juga memperhatikan nelayan di pesisir Bengkalis, apa lagi mereka berada di wilayah perbatasan dengan negara Malaysia. Disambung Anwar, pemerintah harus tanggap membantu masyarakat nelayan trradisional yang hanya hidup pas-pasan. [rdi]

loading...

loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT