Kronologi Tabrakan KM TKI di Perairan Malaysia

Selasa, 25 November 2014 - 00:00:07 WIB
Share Tweet Instagram

Metroterkini.com - Kapal Motor (KM) Francis Ekspres ditabrak Kapal Cargo Bunga Mekar di Sungai Kalaban, Simpang Tiga, perairan Malaysia, pada Senin 24 November petang. Insiden itu menyebabkan seorang seorang ABK hilang. Lalu bagaimana kronologi tabrakan kapal tersebut?

Kepala Basarnas Nunukan, Octavianto, menjelaskan, KM Francis saat itu dalam perjalanan dari Tawau-Malaysia menuju Nunukan, Kalimantan Utara. Hanya berjarak beberapa mil dari perairan Indonesia, kapal ditabrak oleh Kapal Cargo Bunga Mekar yang datang dari arah sebaliknya.

Kapal cargo menabrak tepat di lambung kiri KM Francis hingga menyebabkan kerusakan parah. Beruntung, saat itu air sungai sedang tenang, jika tidak, bisa dipastikan kapal tersebut tenggelam.

"Kapal motor rusak parah, beruntung saat kejadian air sedang tenang, jika tidak mungkin kapal sudah tenggelam," ungkap Octavianto saat dihubungi media ini, Selasa (25/11/14).

Penyebab tabrakan tersebut karena kapal Cargo tidak menggunakan penerangan, sehingga tidak bisa dilihat oleh nakhoda KM Francis Ekspres. "Nakhoda (KM Francis Ekspres) sadar ada kapal setelah jaraknya sudah sangat dekat. Sehingga tabrakan tidak terhindarkan," terangnya.

Usai terlibat tabrakan, Kapal Bunga Mekar terus melaju menuju Malaysia. Beruntung, lokasi tabrakan tidak jauh dari perairan Indonesia sehingga proses evakuasi bisa segera dilakukan oleh Tim SAR setelah mendapat informasi.

Sebanyak 113 penumpang, 15 di antaranya bayi dan anak-anak, langsung dievakuasi ke Nunukan. Begitu pula dengan tujuh awak kapal. Saat proses pendataan itulah, dipastikan kalau seorang ABK bernama Zulkarnain (22), warga Nunukan tidak ada dalam rombongan yang dievakuasi.

"Sebelum tabrakan berlangsung dia melompat dari kapal. Mungkin karena panik. Saat itu, dia berada di atas kapal seorang diri," ungkap Octavianto.

Proses pencarian terhadap Zulkanain pun langsung dilakukan oleh Tim SAR Gabungan sekira pukul 20.00 Wita hingga pukul 02.00 Wita. Pencarian sempat dihentikan, dan pukul 06.00 Wita tadi kembali dilanjutkan hingga sekarang. Malaysia turut menurunkan tim untuk menyisir perairan mereka.[okn]


TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT