Ini Pembelaan Jokowi: Mulai diserang Pasca Kenaikkan BBM

Jumat, 21 November 2014 - 00:00:05 WIB
Share Tweet Google +

loading...

Metroterkini.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara resmi mengumumkan kenaikan harga BBM di Istana Negara, Senin (17/11). Harga premium yang tadinya Rp 6.500, naik Rp 2.000 menjadi Rp 8.500.

Sementara harga solar yang tadinya Rp 5.500, naik Rp 2.000 menjadi Rp 7.500. Keputusan Jokowi tersebut langsung menuai reaksi dari berbagai kalangan.

Ada pihak yang pro atas kenaikan BBM, tapi banyak pula yang kontra. Mereka yang tak sepakat atas kenaikan BBM umumnya mengecam kebijakan Jokowi tersebut.

Jokowi dinilai tidak peka karena menaikkan harga BBM yang pastinya akan menimbulkan efek ganda pada masyarakat yakni dengan ikut naiknya barang kebutuhan dan jasa. Tak cuma itu, sejumlah fraksi di DPR bahkan berencana mengajukan interpelasi atas kebijakan nonpopulis Jokowi itu.

Sadar dirinya mulai 'diserang' atas kenaikan BBM, Jokowi pun tak mau tinggal diam. Berikut bebera point pembelaan Jokowi menaikkan harga BBM yaitu:

1.Jokowi: Naikkan harga BBM diambil lewat perenungan panjang
2.Jokowi: Jangan utak-atik politik terus, habis energi kita
3.Jokowi: Tak mungkin kita terus-terusan bakar Rp 714 triliun
4.Jokowi: Jika tak dihentikan, subsidi BBM di masa depan membengkak. [Mdkp]


loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT