Bentrok Di Kepri : Polri Minta Anggota Menahan Diri

Kamis, 20 November 2014 - 00:00:01 WIB
Share Tweet Instagram

Metroterkini. com - Bentrokan antara anggota Yonif 134 Tuah Sakti (TS) dengan anggota Brimob Polda Kepulauan Riau (Kepri), terjadi di Batam.

Hingga kini, kedua institusi masih melakukan pendalaman mengenai penyebab bentrokan tersebut.

Kepala Biro Penerangan Mayarakat (Karo Penmas) Mabes Polri, Brigjen Pol Boy Rafli Amar, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan TNI dan Brimob Polda Kepri, untuk menahan aksi dari masing-masing anggota.

"Unsur pimpinan di Kepri terus berkoordinasi dan memerintahkan untuk masing-masing menahan diri serta taat pada hukum," ujar Boy kepada Okezone di Jakarta, Kamis.

Sekadar informasi, bentrokan TNI-Polri pada Rabu 19 November 2014. Sebelumnya, bentrokan kedua institusi penegak hukum ini terjadi di wilayah yang sama, pada 21 September 2014.

Bentrok berawal ketika dua anggota Yonif 134 TS sedang mengisi bahan bakar minyak (BBM) di SPBU, lalu datang dua anggota Brimob. Aksi saling pandang diduga sebagai faktor utama pemicunya hingga berujung percekcokan.

Atas percekcokan tersebut para anggota Yonif 134 TS mendatangi barak di Mako Brimob Polda Kepulauan Riau dan melakukan pengerusakan. Aksi baku tembak tersebut, menewaskan anggota Yonif 134, JK Marpaung.[Okfid]


TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT