Banjir di Riau : Rohul Bangun Dapur Umum di Tiga Kecamatan

Ahad, 16 November 2014 - 00:00:14 WIB
Share Tweet Instagram

Metroterkini.com - Bencana banjir di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) semakin meluas sampai Ahad (16/11/14). Sesuai data Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disosnakertrans) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), hari ini giliran enam desa di tiga kecamatan terendam banjir akibat tingginya curah hujan.

Kasi Bantuan dan Jaminan Sosial dari Disosnakertrans Rohul Abdul Haris mengatakan enam desa di tiga kecamatan masih terendam banjir seperti tiga desa di Kecamatan Rambah yakni Desa Babussalam, Tulang Gajah Desa Pematang Berangan, dan Lubah Hilir Desa Koto Tinggi.

Kemudian, di Kecamatan Rambah Hilir ada beberapa daerah terendam, seperti Pekanlama, Surau Munai, Desa Sungai Dua Indah, dan Kumu Desa Rambah.

Sedangkan di Kecamatan Rambahsamo ada tiga desa yang terendam banjir seperti Desa Teluk Aur, Rambahsamo, dan Desa Lubuk Napal.

"Kami belum tau jumlah rumah yang terendam," kata Abdul Haris kepada riauterkinicom di ujung telepon, Ahad sore.

Haris mengakui Disosnakertrans Rohul telah membangun tiga dapur umum di tiga kecamatan. "Selain itu, kami juga menerjunkan dua tim Tagana dengan dua perahu karet lengkap," jelas Haris dan mengakui ketinggian banjir di Simpang Supra Desa Babussalam sudah 1 meter lebih.

5.885 KK Dapat Bantuan Sembako 

Haris menjelaskan sampai Ahad, Disosnakertrans Rohul telah menyalurkan bantuan bahan makanan kepada 5.885 kepala keluarga (KK) atau korban banjir di enam desa di Kecamatan Tandun, Kabun dan Kecamatan Kuntodarussalam.

Bantuan telah disalurkan keenam desa seperti Desa Tandun, Kabun, Sei Kuning, Aliantan, sementara untuk bantuan di Kecamatan Kuntodarussalam disalurkan bagi korban banjir di Desa Pelanduk, Sei Kuti, dan korban banjir di Desa Intan Makmur.

Ada empat macam bahan makanan yang disalurkan, di antaranya 5 kilogram (Kg) beras atau total 5.885 Kg, 5.885 bungkus mie instan atau per kepala keluarga 5 bungkus, 1.072 Kg minyak goreng. Sementara, ikan kaleng yang disalurkan baru 361 kaleng.

"Persediaan ikan kaleng lagi kosong, apa yang ada kita bagikan," ungkap Haris. [rtc]


TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT