Warga Kepanikan Gempa, Nelayan ini Nekat Perkosa Anak Tiri

Ahad, 16 November 2014 - 00:00:05 WIB
Share Tweet Google +

loading...

Metroterkini.com - Di tengah-tengah kepanikan pasca-gempa bumi di daerah Sulawesi, seorang nelayan berinisial JT (39) justru tertangkap basah saat berusaha memperkosa anak tirinya di kediamannya yang terletak di Kecamatan Tuminting, Manado.

Aksi bejat JT ketahuan oleh tetangganya saat mendengar jeritan seorang bocah perempuan dari dalam kamar kos sekitar pukul 13.30 WITA. Saat itu, ibu korban berinisial NA (32) mengaku sedang bekerja dan berada di luar rumah.

"Saya sedang bekerja saat ditelepon sepupu, bahwa korban dicabuli," ujarnya kepada wartawan di Mapolresta Manado, Sabtu (15/11).

Mendapat laporan tersebut NA bagai tersambar petir. Bagaimana tidak, pelaku adalah suaminya sendiri, yang merupakan ayah tiri dari anaknya Jingga (nama samaran) yang masih berusia 12 tahun.

NA pun langsung melaporkan kejadian tersebut di Mapolsek Tuminting dan langsung diarahkan ke Mapolresta Manado. Pasalnya, Polsek Tuminting belum memiliki unit Perempuan dan Perlindungan Anak (PPA).

Menurut pengakuan korban, saat itu dirinya sedang tertidur pulas. Ia terbangun saat ayah tirinya memegang-megang bagian vitalnya. Jingga pun disuruh diam dan diancam hendak dibunuh.

"Diancam pakai parang," singkat Jingga pelan dengan tatapan kosong.

Aksi bejat JT akhirnya diketahui warga saat korban menjerit kesakitan ketika hendak digauli. Bocah tak lulus Sekolah Dasar (SD) ini terlihat trauma.

Ia bahkan menjerit ketakutan saat berpapasan dengan tersangka di ruang tunggu Unit PPA. Kapolresta Manado Kombes Pol Sunarto saat dikonfirmasi melalui Kasubag Humas AKP Johny Kolondam, membenarkan adanya laporan tersebut.

"Saat ini sedang ditangani oleh Unit PPA dan tersangkanya kita amankan guna proses lebih lanjut," terang Johny. [mrd]


loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT