Banjir di Riau: Puluhan Rumah di Rohil Mulai Terendam Banjir

Sabtu, 15 November 2014 - 00:00:13 WIB
Share Tweet Instagram

Metroterkini.com - Setelah beberapa wilayah di Riau dilanda banjir, saat ini Ibukota Kabupaten Rokan Hilir, Bagansiapiapi mulai terkepung banjir. Wilayah yang digenangi air semakin meluas dalam beberapa hari belakangan ini.

Pantauan metroterkini.com di lapangan, Sabtu (15/11/14) terlihat sejumlah ruas jalan yang ada di Bagansiapiapi terutama di Kelurahan Bagan Timur, Bagan Barat dan Bagan Jawa Kecamatan Bangko merupakan wilayah paling dalam terkena dampak banjir. 

Seperti di Jalan Bahagia Ujung, ketinggian air hampir mencapai lutut orang dewasa. Tak hanya jalan utama, sejumlah gang yang ada di bagian kiri atau kanan jalan juga turut digenangi air. Warga menyebutkan setiap musim penghujan jalan tersebut sudah biasa langganan banjir. "Bagusnya pakai sampan saja lagi," kata Uji salah satu warga.

Uji menyebutkan dalam rentang waktu dua hari ini ketinggian permukaan air yang semakin bertambah telah mengenangi bagian dapur rumahnya. Sedangkan bagian luar dan pekarangan sudah lebih dulu terendam.

Titik banjir lainnya tampak di jalan Selamat Ujung, Madrasah, Jalan Kayangan, Jalan Siak. "Kalau di tempat kami terparah itu mulai dari Simpang Kayangan sampai Jalan Tangko, Siak Ujung itu tak bisa lagi pakai motor, rata-rata udah selutut," tutur warga Jalan Siak, Haris. 

Pria yang sehari-hari bekerja sebagai fotografer ini menyebutkan kondisi terparah yang dinilai menyulitkan warga untuk keluar rumah seperti biasanya itu terutama dirasakan dalam sepekan ini. "Jangan memaksakan pakai motor lah pokoknya, bisa-bisa tak hidup lagi motor tu," ujar dia.

Lingkungan banjir ini berdekatan dengan tempat instalasi PAM yang dibagian belakang PAM sebenarnya terdapat sungai, namun diperkirakan terjadinya pendangkalan dan penyumpatan sampah membuat air tidak bisa mengalir jauh.

Menyikapi soal banjir, Plt Camat Bangko Rijalul Fikri mengharapkan kepada pihak kelurahan dan kepenghuluan untuk bisa segera mendata rumah warga yang terkena banjir. Dia menyebutkan saat ini kondisi banjir diperkirakan terus berlangsung.

"Memang satu pekan ini hujan sering sehingga rumah warga banyak yang terendam, kami minta aparat kepenghuluan, lurah mendata dan mengirimkan laporan ke kecamatan," ujarnya. 

Sejauh ini pihaknya belum mendapatkan laporan soal banjir dari aparatur kepenghuluan atau kelurahan yang ada. Terpisah datuk penghulu Bagan Jawa Harsono membenarkan banjir telah mengenangi sejumlah rumah warga di kepenghuluan yang dipimpinnya tersebut.

Namun berapa jumlah, terangnya belum diketahui. Yang jelas menurutnya sejauh ini sudah ada warga yang menyampaikan kondisi banjir telah mengenangi bagian dapur. "Permukaan air terus naik, terutama di jalan Sempurna, Satria Tangko dan jalan Makmur. Diperkirakan banjir terus terjadi karena aliran air macet di daerah parit kerang," ujarnya.

Terpisah, Datuk Penghulu Teluk Bano II, Zulkifli, kemarin menyebutkan, sebanyak 30 rumah di kepenghuluan Teluk Bano II, Pekaitan juga sudah tergenangi air. Sebanyak 30 KK tersebut terdapat di di RT 06, RW 02, Dusun Suka Damai, Kepenghuluan Teluk Bano II, Kecamatan Pekaitan. 

Menurutnya, kendala saat ini yang menjadi permasalahan di Kepenghuluan Teluk Bano II, pertama masalah banjir yang di sebabkan curah hujan yang deras dan Air pasang yang sangat besar. Kedua drainase atau pembuangan Air tidak ada.

"Memang kondisi yang sangat parah banjirnya saat ini berada di RT 06 dimana air bahkan masuk ke dalam rumah warga," ujarnya. Selain karena faktor hujan, bangunan rumah warga juga memiliki pondasi yang rendah.

"Terkait masalah ini, kami pihak Kepenghuluan Sudah berupaya mengajukan permohonan kepada salah satu perusahaan yang ada untuk melakukan pembersihan di daerah tersebut. Alhamdulillah sudah dalam proses pembekoan, namun pembekoan hanya sebagian dan dengan jarak yang sedikit saja," katanya. [tris]


TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT