Polres Inhu Dalami Kasus Alat Berat di Lokasi Bermasalah

Sabtu, 15 November 2014 - 00:00:08 WIB
Share Tweet Google +

loading...

Metroterkini.com - Riau Social Work (RSW) Kabupaten Inhu Riau akan melaporan temuanya berupa satu unit alat berat jenis buldozer temuan Polres Inhu saat melakukan sidak kelokasi cetak sawah di Desa Alim yang dinilai bermasalah karena sedang bekerja di areal kawasan hutan yang dilarang UU Kehutanan.

"Kejadian itu terjadi tahun 2013 lalu, kita tengah diminta agar dilakukan penahanan. Bila Polres menyebut tidak ada melakukan penahanan saat itu, sementara alat berat tersebut termasuk Barang Bukti (BB) yang ditemukan, hal ini harus dipertanyakan,” kata Justin Panjaitan SH Ketua RSW Kabupaten Inhu, Jumat kemarin (14/11).

Dijelaskan lagi, awalnya ada program pemerintah pusat melalui dana Bantuan Sosial (Bansos) yang dikucurkan senilai Rp 500 juta untuk pembangunan cetak sawah baru yang terletak di Desa Alim Kecamatan Batang Cenaku saat itu dan alat berat tersebut bekerja di areal tersebut.

"Saat dilakukan sidak ke areal tersebut ditemukan alat berat tersebut, tapi tidak diketahui alasan apa ko alat berat itu menghilang. Padahal seharusnya menjadi Barang Bukti dan tidak ada alasan barang dipinjam jika menjadi temuan, kecuali telah putusan pengadilan," sesal Justin lagi.

Saat penangkapan alat berat itu sedang melakukan kegiatan cetak sawah di areal tersebut, Rencana cetak sawah seluas 50 hektar dengan nilai 10 juta perhektar melalui kelompok tani di sana belum ada tindak lanjut.

Sebelumnya Kapolres Inhu melalui Kasat Reskrim Polres Inhu AKP Melki Berata mengatakan, pihak Polres Inhu tidak ada membawa alat berat ke kantor, dan alat berat tersebut masih berada di lokasi cetak sawah di desa Alim.

"Permasalahan tersebut masih tetap berjalan dan sekarang masih dalam proses, dan permasalahan itu masih terus didalami," tutup Melki. [setia]


loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT