Bejat, Selama Tujuh Tahun Anak Tiri Dicabuli

Selasa, 11 November 2014 - 00:00:17 WIB
Share Tweet Google +

Loading...

Metroterkini.com - Seorang ayah bejat di Limbungan, Pekanbaru, Riau dilaporkan ke polisi karena telah mencabuli anak tirinya sejak 7 tahun silam. Sang istri awalnya takut melapor, karena diancam akan diceraikan. Namun akhirnya karena merasa tidak tahan akhirnya kejahatan itu terbongkar juga.

Korban sebut saja Bunga (14) warga Kelurahan Limbungan Baru, Kecamatan Rumbai Pesisir selama bertahun-tahun telah menjadi korban pencabulan oleh ayah tirinya Ich (41). Selama kurang lebih 7 tahun kelakuan bejat ayah tirinya itu tersimpan rapat dan setiap waktu korban menjadi pelampiasan napsu bejat sang ayah tiri. 

Sebenarnya perbuatan bejat sang ayah tiri itu sudah terungkapnya sekitar Agustus 2013 silam. Namun istrinya AN (41) yang juga ibu kandung Bunga tak bisa berbuat banyak. Pasalnya, saat ketahuan ia diancam jika melaporkan kejadian itu. Sang istri (Ibu korban) akan diceraikan oleh Ich (ayah tiri) Bunga.

Menurut sumber di kepolisian, saat peristiwa pencabulan yang pertama kali ketahuan oleh ibu Bunga, dimana malam itu, AN mendengar suara berisik dari kamar anaknya. Malam itu kebetulan terjadi pemadaman listrik. Karena berisik AN memastikan darimana asal suara tersebut berasal. Alangkah kagetnya, saat AN membuka pintu, ia melihat suaminya di kamar Bunga.

Malam itu mereka sempat berkelahi. Ich akhirnya mengakui telah mencabuli anaknya selama tujuh tahun. Tertangkapnya pencabulan terhadap anak tirinya itu terjadi sekitar bulan Agustus 2013 lalu.  

Kurang lebih 1 tahun ibu korban menahan perasaan dan memendamnya, akhirnya tidak tahan dan kejadian itu dilaporkan ibu korban AN ke Mapolresta Pekanbaru pada Senin (10/11/14) kemarin. 

Kabid Humas Polda Riau, AKBP Guntur Aryo Tejo SIK, Selasa (11/11/14) kepada wartawan membenarkan adanya laporan dugaan pencabulan terhadap seorang anak dibawah umur yang juga anak tiri terlapor Ich.

"Benar laporannya sudah masuk ke Polresta Pekanbaru Senin kemarin, dan kita sudah melakukan penyelidikan," kata Guntur. [mal]

loading...

loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT