Suntik Sperma Ngetren, Ilmuan Khawatir Seks Terlupakan

Selasa, 11 November 2014 - 00:00:14 WIB
Share Tweet Google +

loading...

Metroterkini.com - Kemajuan teknologi yang begitu pesat memungkinkan kaum manusia saling membuahi tanpa harus berhubungan seks. Seorang ilmuwan khawatir, suatu saat nanti seks sebagai sarana reproduksi alamiah akan ditinggalkan.

Prof Carl Djerassi (91) yang dikenal sebagai penemu kontrasepsi oral mengatakan, seks sebagai sarana reproduksi akan tergantikan oleh kemajuan teknologi. In Vitrous Fertilization (IVF) merupakan salah satu metode pembuahan berbantu yang makin banyak diminati dalam beberapa dekade belakangan ini.

Dahulu, teknologi ini digunakan pada pasangan yang mempunyai masalah kesuburan. Ketika pembuahan tidak bisa terjadi secara alami melalui hubungan seks, dokter bisa menyarikan sperma kemudian mengawinkannya dengan sel telur di laboratorium. Setelah terjadi pembuahan, barulah embrio yang terbentu ditanam ke rahim.

Kini, Prof Djerassi melihat terjadinya pergeseran. IVF digunakan juga oleh pasangan subur, atau bahkan yang tidak mempunyai pasangan. Donor sperma makin diminati seiring makin banyaknya perempuan yang ingin mendapatkan keturunan tanpa harus mempunyai pasangan.

"Sebagian besar perempuan yang memilih IVF di masa mendatang adalah perempuan subur yang membekukan sel telur dan yang menunda kehamilan," kata Prof Carl Djerassi kepada Sunday Telegraph, dikutip dari Dailymail, Senin (10/11/14).

Dalam beberapa dekade ke depan, Prof Djerassi memperkirakan sekitar 2050, IVF akan semakin diminati karena teknologi ini memungkinkan dilakukannya skrining genetik. Risiko cacat, kelainan bawaan, dan bahkan pemilihan jenis kelamin tertentu, semua bisa direncanakan.

"Sekali itu terjadi, IVF akan menjadi metode non-koitus yang 'normal' untuk mendapatkan keturunan. Bagi mereka ini, batas antara seks dan reproduksi akan menjadi 100 persen," kata Prof Djerassi.

Dengan kata lain, seks untuk tujuan reproduksi akan semakin ditinggalkan. Hubungan seks, di masa yang akan datang adalah untuk bersenang-senang. [dt-up]


loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT