Darwin Susandi : Salah Kirim, Lepas Kirim BBM Saya Minta Maaf

Selasa, 11 November 2014 - 00:00:10 WIB
Share Tweet Instagram

Metroterkini.com - Darwin Susandi yang juga anggota DPRD Meranti dari Partai Amanat Nasional yang dilaporkan ke Polres Meranti atas kasus dugaan Pidana Asusila dan UU ITE akibat menyebarkan foto tak senonoh lewat BBM mengaku salah kirim foto.

"Saya salah kirim pak, maksud saya mau kirim orang lain bukan mau kirim ke sesama kawan yang di dewan," katanya kepada metroterkini.com, Selasa (11/11/14). 

Darwin anggota DPRD Meranti asal Partai PAN ini mengaku silap saat mengirim foto melalui pesan BBM dan ia mengaku tidak akan menggunakan BBM lagi. "Saya kapok tak mau gunakan BBM, karena mata sudah mulai tak jelas. Saya tidak ada niat mau kirim ke beliau (Darsini anggota DPRD Meranti) karena saya tidak dekat dengan beliau," tambahnya.

"Lepas saya kirim foto itu, saya sudah meminta maaf, kalau saya salah kirim. Tapi ternyata masalahnya berlanjut," ujarnya. 

Darwin Susandi yang juga anggota DPRD Meranti dari Partai Amanat Nasional dilaporkan ke Polres Meranti oleh suaminia Darsini yang bernama Zul Akbar alias Jang Icam dengan LP: 93/XI/2014/ Riau/Res Kep. Meranti, tgl 11 Nov 2014.

Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Zahwani Pandra Arsyad SH MSi melalui Kasat Reskrim AKP Antoni L Gaol, kepada sejumlah wartawan, Selasa (11/11/14) membenarkan informasi tersebut. Pihaknya sekarang ini telah menerima laporan polisi tantang dugaan Tindak Pidana Asusila.

Menurut Antoni kejadian pada Selasa tanggal 11 November 2014, sekitar pukul 05.00 WIB, si Zul Akbar atau pelapor membuka hanphone Samsung S5 wrna silver mas, Pin BB nomor: 7Fb369EB, Nomor : 81312045993 milik istrinya bernama Darsini (35) yang tak lain adalah anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti. 

Masih menurut Kasat Reskrim, saat itu Darsini sedang sholat subuh, karena Hp berbunyi kemudian Zulakbar melihat ada kiriman gambar di Blackbarry Massangers (BBM) milik istri itu dari saudara Darwin Susandi berupa gambar laki-laki tidak pakai baju dan celana di buka ke bawah sampai lutut dan tangan kanannya di masukkan ke dalam celana dalamnya, namun wajahnya tidak kelihatan. 

"Setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan atau mentransmisikan dan atau membuat dapat diaksesnya informasi elektronik dan atau dokumen elektronik yg memiliki muatan yg melanggar kesusilaan, sebagaimana dimaksud dalam rumusan Pasal 45 ayat 1 Jo Pasal 27 ayat 1 UU RI Nomor 11 Thn 2008, tentang ITE," kata Kasat Reskirim. [def]


TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT