Riset UI: Publik Belum Bisa Terima Kenaikan BBM

Sabtu, 08 November 2014 - 00:00:16 WIB
Share Tweet Google +

Loading...

Metroterkini.com - Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang akan dilakukan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) belum bisa diterima oleh masyarakat dengan alasan apapun.

"Berdasarkan hasil riset masyarakat bawah sangat berat (dengan kenaikkan BBM)," ujar Kepala Departemen Kesejahteraan Sosial Universitas Indonesia (UI) Fentiny Nugroho di Jakarta, Sabtu (8/11/14).

Menurutnya, Pemerintahan Jokowi-JK harus mengkaji kembali soal wacana kenaikan harga BBM dalam waktu dekat ini.

Meski begitu, wacana kenaikan harga BBM ini tak berpengaruh terhadap masyarakat menengah keatas karena memang dianggap tidak mempengaruhi perekonomian mereka.

"Idealnya (saat ini) tidak mungkin menaikkan harga BBM," katanya.[jat]

loading...

loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT