Petugas PLN Cabut Meteran Warga Tanpa Konfirmasi

Sabtu, 08 November 2014 - 00:00:06 WIB
Share Tweet Instagram

Metroterkini.com - Akibat telat membayar tagihan listrik dua bulan, petugas PLN Cabang Dumai, Rayon Bagansiapiapi langsung memutuskan meter milik Basri warga Jalan Tanah Putih, Kelurahan Bagan Kota Kecamatan Bangko, Rohil Rokan Hilir.

Menurut Basri kepada wartawan dikediamannya kemarin, (6/11), waktu itu rumah lagi dalam keadaan kosong. Petugas PLN Cabang Dumai Rayon Bagansiapiapi datang dan langsung memutus meteran di rumahnya. 

"Dalam pemutusan yang di lakukan petugas PLN tersebut sebelumnya pihak PLN tidak ada memberikan surat teguran kepada kami. Mereka main putus saja, sepontan saya tidak terima prilaku petugas PLN yang tidak ada koordinasi kepada pemilik rumah," kata Basri.

Tambahnya, seharusnya untuk pemutusan meteran, petugas PLN seharusnya ada surat tugas dari pimpinan PLN untuk melakukan pemutusan. "Ini tidak, hanya surat tagihan rekening listrik yang di letakan di depan rumah,"  tambah Basri.

Menanggapi tentang pemutusan meter oleh petugas PLN, anggota DPRD Rohil Hendra ST dari Partai Gerindra, pihak PLN mengatakan, seharus pihak PLN terlebih dahulu membuat surat teguran,  selamat lambatnya satu minggu.

" Kalau pemilik meter tidak juga membayar tungakan lestrik selama dua bulan baru di putus.Jagan asal main putus saja karena itu sudah menyalahi aturan," katanya.

Lanjut Hendra, intinya harus ada surat pemberitahuan pemutusan meter kepada pemilik rumah.sebelum melakukan pemutusan.

"Saya meminta kepada seluruh petugas PLN kalau inggin memutus meter warga harus memiliki surat perintah dari pimpinan, bahwa untuk mengadakan pemutusan. Dalam menjalankan tugas PLN harus mengunakan seragam tugas," harapnya

Untuk itu, lanjut Hendra petugas PLN hendaknya menggunakan seragam, karena takutkan nanti sewaktu petugas ingin memutuskan meter warga tidak terjadi hal yang tak diinginkan," jelas Hendra. [tris]


TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT