Tuntut Dugaan Korupsi Bank Riau-Kepri, Gempur Demo Kejati

Rabu, 05 November 2014 - 00:00:08 WIB
Share Tweet Google +

Loading...

Metroterkini.com - Puluhan masa yang tergabung dalam Gerakan Pemuda Riau (Gempur) menggelar orasi di depan gerbang gedung Kejati Riau, Rabu (5/11/14) menuntut pihak penyidik Kejati Riau agar mengusut pelaku kejahatan perbankan di Bank Riau-Kepri.

Massa menyampaikan tiga tuntutan yakni menindaklanjuti dugaan penyimpangan seperti penyimpangan dana pensiun yang bernilai fantastis sekitar Rp47 Miliar, kasus pembangunan gedung Bank Riau-Kepri, serta kasus pencairan kredit di Batam. "Sampai sekarang belum ada kejelasan. Mana tindakan penegak hukum, kenapa tidak ditindak," teria koordinator demo M Fahrurrozi.

Massa yang membentangkan spanduk, "Pejabat Bank Riau-Kepri banyak yang korupsi," meminta kepada aparat hukum untuk mengusutnya. Massa menilai, oknum pejabat di Bank Riau-Kepri memperkaya diri sendiri, "Kita mau agar perbuatan mereka diusut, karena kami (Rakyat) tak mau dirugikan," teriak orator.

Massa Gempur juga menyampaikan terkait buruknya moral pejabat Bank Riau-Kepri, yang diduga telah melakukan berbagai tindak korupsi dan penyimpangan, dalam hal pemberian kredit.

Tuntutan lainnya, kepada pihak Kejati Riau untuk menindak penyimpangan terhadap proses pemberian kredit yang merugikan Bank Riau-Kepri, yang notabene milik masyarakat Riau. 

"Contohnya skandal mega korupsi Bank Riau-Kepri dimana terdakwanya divonis bebas," lanjut Rozi.

Untuk itu, massa Gempur meminta agar Gubernur Riau, OJK dan BI mengawasi pemilihan jajaran direksi Bank Riau-Kepri tersebut dan tidak asal-asalan sehingga banyak menimbulkan kerugian bagi masyarakat Riau. 
"Tolong pak Gubernur, OJK dan BI lebih profesional dalam memilih jajaran, jagan asal-asalan, jangan pilih mereka yang tidak tahu menahu tentang Riau, karena dampaknya masyarakat yang dirugikan," pungkasnya.

Kasi Penkum dan Humas Kejati Riau, Mukhzan, yang menemui para pendemo menjelaskan, pihaknya akan menampung semua aspirasi, dan berjanji akan menindaklanjuti, dengan mempelajari semua tuntutan itu. 

"Kita tampung seluruh aspirasi rekan-rekan, dan kita akan pelajari," ujar Mukhzan.

Mendengar pernyataan ini, masa kemudian membubarkan diri secara tertib. [din-hr] 

loading...

loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT