Dua Debt Collector AT dan VR Ditangkap

Sabtu, 09 April 2011 - 13:44:45 WIB
Share Tweet Google +

loading...

JAKARTA [Metroterkini.com] - Penyidik Polda Metro Jaya menetapkan dua penagih utang (debt collector) yang mencoba merampas mobil seorang mahasiswa di Universitas Trisakti, 6 April silam, sebagai tersangka. Mereka adalah AT dan VR. Hal itu disampaikan Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Baharudin Djafar di Jakarta,kemaren.Usai pemeriksaan selama 24 jam, penyidik menemukan adanya unsur pidana. Kedua debt collector itu dinilai melakukan pemerasan. Polisi juga masih mengejar empat teman tersangka. Pasalnya saat perampasan mobil Toyota Rush milik Satrio, ada rekan tersangka yang berhasil kabur. Dalam kasus ini penyidik menjerat keduanya dengan pasal 368 Kitab Undang-undang Hukum Pidana tentang pemerasan. Dalam kesempatan ini, Baharudin menjelaskan penemuan kartu tanda anggota kepolisian (KTA) di mobil Honda Freed yang dikendarai tersangka debt collector, Arnol Tumansery dan Victor Risakota. Ia mengatakan KTA milik Ajun Inspektur Satu ES, anggota Intel Polres Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Namun penemuan KTA tak menyiratkan adanya keterlibatan ES dalam kasus perampasan Toyota Rush milik Satrio. Menurut Baharudin, KTA ES hilang sekitar dua bulan lalu di kawasan Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur. Kartu ditemukan seorang petugas keamanan setempat. KTA kemudian diserahkan kepada seseorang berinisial AK. Belakangan diketahui AK adalah pemilik mobil Honda Freed yang disita para tersangka. "Mobil itu kemudian digunakan para tersangka saat mencoba mengambil paksa mobil milik Satrio," Ujarnya.***/mtc


TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT