Dewan Nilai Wajar Jika Bupati Minta Audit JSR

Ahad, 26 Oktober 2014 - 00:00:11 WIB
Share Tweet Google +

loading...

Metroterkini.com -  Anggota DPRD Kepulauan Meranti, Hafizan Abbas, kepada wartawan Ahad (26/10/14) mengatakan, menilai wajar jika Bupati Irwan Nasir meminta audit pihak terkait proyek Jembatan Selat Rengit. Dalam hal ini bupati meminta Dinas PU dan BPKP melakukan audit, sebab setiap penggunaan uang negara memang harus di audit.

Menurut Hafizan, dengan gagalnya perusahaan kontraktor menyelesaikan pekerjaan proyek Jembatan Selat Rengit, jelas semakin membuka peluang aparat untuk memanggil Ketua Panitia Lelang Proyek, karena panitia dalam menetapkan pememang proyek tidak propesional.

"Seperti kita ketahui bersama kontraktor yang dimenangkan jadi pemenang tender adalah kontraktor memble, jadi ya putus aja kontraknya. Tapi pertanggung jawabanya kan tidak sebatas pemutusan kontrak, tentu ada proses hukum yang saat ini sedang berjalan, dan itu harus dipertanggung jawabkan secara penuh," ujar singkat.

Akibat proyek multi years Jembatan Selat Rengit terhenti, wajar jika mengundang banyak pertanyaan termasuk kasusnya tengah masuk dalam tahap penyelidikan pihak Tipikor Pola Riau. Apapun alasanya, proyek ini telah menyalahi MoU yang telah dibuat dan telah menghabiskan uang negera.

"Celah hukum untuk menghindar saat ini adalah melakukan audit dan langkah bupati Irwan Nasir termasuk cerdik untuk melepaskan diri dari dugaan korupsi," ujar praktisi hukum di Pekanbaru.

Sebelumnya, orang nomor satu di Kabupaten Kepulauan Meranti, Drs. H. Irwan Nasir, Msi, kepada wartawan menyampaikan, melalui Dinas Pekerjaan Umum untuk segera melakukan pemutusan kontrak kerjasama dengan pihak rekanan proyek multiyears Jembatan Selat rengit(JSR) yang terbengkalai itu.

Proyek multiyears pembangunan Jembatan selat rengit yang  dirancang sampai siap pengerjaanya membutuhkan waktu selama 30 bulan dan pendanaanya dibutuhkan dana sebesar 465 milyar itu tidak dikerjakan sebagamana mestinya oleh pihak kontraktor pemenang proyek yaitu PT Nindya karya dan Jo nya.

"Dengan tidak siapnya pekerjaan proyek multiyears pembangunan Jembatan Selat Rengit oleh pihak rekanan kontraktor, tentunya Pemda Meranti akan mengambil langkah tegas," kata Irwan.

Menurut Irwan lagi, proyek jembatan Selat Rengit ini memiliki peranan penting dalam mensukseskan pembangunan di wilayah Kepulauan Meranti dan salah satu proyek prioritas Pemda dalam upaya merangkai pulau, maka masalah terbengkalainya proyek tetap akan diusut. [def]


loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT