Rohul Buka Peluang Investasi Sektor Pengolahan TBS Sawit

Jumat, 24 Oktober 2014 - 00:00:18 WIB
Share Tweet Google +

loading...

Metroterkini.com - Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) masih membuka peluang investasi di sektor pengolahan tandan buah segar (TBS) kelapa sawit. Meski telah memiliki sekitar 31 Pabrik Kelapa Sawit (PKS) tersebar di 16 kecamatan, namun pemerintah daerah masih membuka peluang untuk tiga atau empat PKS lagi.

Demikian dikatakan Bupati Rohul Drs. H. Achmad M.Si saat menghadiri peresmian salah satu PKS di Kecamatan Tambusai, Kamis (23/10/14) kemarin. Diakui dia, daerahnya yang berada di kawasan Riau daratan masih membutuhkan keterlibatan para investor di sektor industri pengolahan TBS kelapa sawit.

"Dengan potensi produksi TBS saat ini, setidaknya masih dibutukan tiga atau empat PKS lagi di daerah ini," kata Bupati Rohul.

Berdasarkan data Dinas Perkebunan (Disbun) Riau, hingga akhir akhir 2010 silam, luas perkebunan kelapa sawit di Provinsi Riau sekitar 2.103.176 hektar, terdiri perkebunan milik rakyat sekitar 1.117.650 hektar, area produksi perkebunan besar negara (PBN) sekitar 79.546 hektar dan produksi perkebunan besar swasta (PBS) sekitar 905.980 hektar.

Dengan letak geografis yang strategis dekat kawasan kaki Bukit Barisan, Kabupaten Rohul menempati urutan pertama sebagai daerah yang memiliki area perkebunan kelapa sawit cukup luas, yaitu sekitar 207.804 hektar.

Sebagai daerah yang punya potensi besar di bidang perkebunan kelapa sawit, menurut Bupati, Kabupaten Rohul telah menjadi magnet bagi kalangan investor. Khususnya, para investor di sektor industri pengolahan kelapa sawit.

Meski telah berdiri 31 PKS dan dianggap mencukupi, namun Pemkab Rohul masih membuka peluang investasi di sektor industri pengolahan kelapa sawit. Sektor itu dinilai menjanjikan, apalagi dianggap bisa membantu pekerjaan pemerintah dalam menurunkan angka pengangguran.

"Ada beberapa faktor yang mempengaruhi masih berpotensinya daerah kita ini dibangun PKS baru. Salah satunya, karena masih banyak potensi produksi TBS," jelas Bupati.

Hal lain, tambah Bupati, ada kecendrungan peralihan tanaman karet milik petani menjadi kebun kelapa sawit. Termasuk lagi, adanya penambahan luas kebun baru masyarakat serta peremajaan kebun.

"Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu akan memberikan kemudahan dalam memberikan fasilitas pelayanan dan kemudahan bagi investor nanti," ujar Achmad.

Harapan dari orang nomor satu di Rohul ini, dibukanya PKS baru, akan membantu pemerintah dalam menyediakan lapangan pekerjaan, yakni dalam upaya mengurangi angka pengangguran dari masyarakat setempat.

Meski demikian, Bupati Rohul sangat berharap keberadaan PKS dapat menopang pertumbuhan sektor informal dan peningkatan ekonomi masyarakat. Bukan justru sebaliknya, menjadi pemicu konflik antara masyarakat dan perusahaan.[adv-hms]

loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT