Koalisi Mahasiswa Sunan Gunung Djati Desak KPK Usut Rektor

Kamis, 16 Oktober 2014 - 00:00:07 WIB
Share Tweet Instagram

Metroterkini.com - Koalisi Mahasiswa UIN (KMU) mendesak KPK segera menyeret Dedi Ismatullah, Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Jawa Barat atas dugaan penyalahgunaan anggaran yang jumlahnya puluhan miliar rupiah.

"Kami mendapatkan temuan janggal terkait pelaksanaan Beasiswa Bidikmisi di UIN  Bandung, banyak pungli dan tidak transparan," ujar juru bicara KMU, Fakhry Fadil di Bandung, Kamis (16/10).

Fakhry menjelaskan, berdasarkan kuota dari Kemenag, penerima beasiswa sebanyak 130 orang, tetapi realisasinya hanya 119 orang, artinya terdapat penggelapan jatah beasiswa sebanyak 11 orang. "Ini penggelapan uang negara secara sengaja dilakukan oleh kampus," seru mahasiswa Fakuktas Syariah, UIN SGD Bandung tersebut.

Ia menambahkan, KMU menyayangkan karena penerima beasiswa Bidikmisi tersebut tidak tepat sasaran, karena mayoritas penerimanya terdapat unsur kerabat pejabat UIN sendiri. Juga terdapat pungutan kepada mahasiswa setiap tahunnya sekitar Rp 19.730.000.000 termasuk anggaran dari pusat mengenai Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) yang realisasinya tidak transparan dan sengaja ditutupi.

"Ini korupsi dana pendidikan yang memalukan. oleh karena itu, KMU mendesak KPK agar segera menyeret Dedi Ismatullah sebagai orang yang paling bertanggungjawab," ujarnya.

Menurut fakhry, Pada tahun 2012-2013, UIN SGD Bandung mendapatkan Bantuan Operasional Perguruan Tinggi Negeri (BOPTN) dari dikti sebesar Rp. 37 Milyar, namun tidak jelas penggunannya.

"Belum ada klarifikasi dalam bentuk lisan maupun tulisan dari rektorat terkait penyalahgunaan anggaran ini, KMU akan mengawal kasus ini hingga tuntas," pungkasnya. [rls]


TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT