Arsitek ITS Rancang Komplek Wisata Religi Gus Dur

Senin, 07 Maret 2011 - 15:10:08 WIB
Share Tweet Google +

Metroterkini.com - Sugeng Gunadi, arsitek sekaligus dosen di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, mengaku diberi tanggung jawab oleh KH Sholahuddin Wahid atau Gus Sholah sebagai desainer Museum Megaproyek Wisata Reliji di Kompleks Makam KH Abdurrahman Wahid tidak hanya pada pengembangan komplek makam. Bahkan pemerintah juga akan membangun Museum Gus Dur di area Ponpes Tebuireng. Hal ini disampaikannya, saat berkunjung ke makam Gus Dur, Senin (7/3/2011) siang.

"Awalnya diminta Gus Sholah untuk mendesain asrama santri saja, karena ada perubahan rencana tambahan bangunan, maka saya harus mendesain museum dulu," katanya kepada wartawan di Komplek Pompes Tebuireng.

Menurut penjelasan Sugeng, konsep bangunan Museum Gus Dur diperkirakan menelan dana sebesar Rp 5 miliar. Model bangunan sendiri, lanjut Sugeng, berbentuk Piramida yang terbelah menjadi dua bagian, dan ditengahnya ada sebuah bangunan yang seolah-olah meu keluar.

"Konsep bangunan tersebut menggambarkan tiga tokoh atau Trio Tebuireng, yakni KH Hasyim Asyari, KH Wahid Hasyim dan KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur," imbuh Sugeng.

Dari marterplan yang dibuat, bangunan museum akan menjadi bangunan sentral yang menghubungkan bangunan-bangunan yang ada di komplek makam Gus Dur. Untuk luas bangunan, Sugeng mengaku membutuhkan lahan sekitar 3.500 meter persegi, dan untuk total area museum yang terdiri atas kolam air dan plaza mencapai sekitar 1,5 hektar.

"Harapan kita ada halaman luas, agar peziarah bisa menikmati keindahan saat berziarah ke makam," ungkapnya.***/nt

loading...

loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT