HUT Rohul ke-15, Bupati Achmad Telah Lakukan 3 Indikator Pembangunan

Ahad, 12 Oktober 2014 - 00:00:16 WIB
Share Tweet Google +

Metroterkini.com - Ribuan orang dari berbagai elemen masyarakat ikut meramaikan puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) ke-15 di halaman Kantor Bupati Rohul di Pasirpangaraian, Minggu (12/10/14).

Puncak peringatan ini ikut diramaikan Tari Persembahan melibatkan 200 murid PAUD serta Tari Massal HUT Rohul melibatkan sekitar 500 murid sekolah dasar di Kecamatan Rambah.

Pada sambutannya sebagai inspektur upacara, Bupati Rohul Drs. H. Achmad M.Si mengatakan dalam usia ke-15 tahun, bisa dikatakan Kabupaten Rohul masih dalam beranjak dewasa.

Sebagai daerah otonomi sejak dimekarkan dari Kabupaten Kampar sejak 1999 silam, kewenangan yang selama ini dilaksanakan oleh Pemerintah Pusat sudah diberikan kepada daerah.

"Lalu bagaimana kita mengevaluasi dan mengindikatorkan keberhasilan. Termasuk bagaimana mengukur kewenangan untuk kesejahteraan masyarakat," kata Bupati Achmad pada sambutannya.

Menurut Bupati, ada tiga indikator keberhasilan suatu daerah, seperti sejauh mana menurunkan angka kemiskinan. Dari sebelumnya 7,9 persen, namun dalam rentang 9 tahun dan tahun ini turun 8,7 persen.

"Ini bukan angka asal-asalan, tapi berdasarkan survey dari lembaga independent yaitu Badan Pusat Statistik Rohul," jelasnya.

Indikator kedua, yakni sejauh mana keberhasilan dalam menurunkan angka pengangguran dan menyediakan lapangan kerja. Sebab itu, Pemkab meski pintar dalam menggaet investor untuk membuka lapangan kerja. Dari sebelumnya 7,8 persen angka pengangguran, dalam sembilan tahun terakhir atau sampai tahun ini turun menjadi 2,7 persen.

"Pengangguran bisa ditekan karena ada filosofi. Pelayanan yang baik akan mengundang investasi. Semut akan datang dari mana-mana karena mereka mencari gula," ujar dia.

Indikator ketiga, ada peningkatan bidang pelayan. Pada tahun 2013, Rohul meraih juara pertama nasional dari bidang pelayanan publik dari Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Pusat. "Ini membuktikan aparatur atau Sumber Daya Manusia Rohul meningkat," terang dia.

Kewenangan pemerintah pusat kepada pemerintah daerah, diakuinya membantu daerah dalam membentuk sistem dalam mencari investor. Kewenangan akan bermuara kepada finansial dan peningkatan pelayanan.

Kewenangan yang telah diberikan daerah seperti bidang pendidikan, kesehatan, tanaman pangan, urusan pemerintahan umum, dan bidang lainnya. Hal menurutnya, dapat meningkatkan taraf kesehatan. Apalagi Rohul pernah meraih penghargaan, dampak meningkatnya derajat kesehatan dari Menkes RI.

Kemudian, pada tahun 2008, Kabupaten Rohul menerima penghargaan di bidang Pendidikan dari Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono, yakni penghargaan terbaik di bidang mutu pendidikan.

"Kelemahan-kelemahan inilah yang harus kita perbaiki agar pembangunan daerah meningkat," tutur Achmad.

Bupati Rohul mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bergandeng tangan ibarat air dalam membangun daerah. Kepada tokoh-tokoh pemekaran yang telah berjuang hingga berdirinya Kabupaten Rohul, baik yang telah tiada dan yang masih tersisa, dia juga berterima kasih.

"Termasuk kepada masyarakat ikut mendukung aktivitas kegiatan pembangunan. Ini tidak terlepas dari perjuangan dan pengorbanan masa lalu untuk masa depan Rohul," kata Bupati Rohul.

Upacara Puncak HUT Rohul tahun ini juga dihadiri sejumlah mantan pejabat Pemkab Rohul, undangan dari Pemprov Riau, unsur Forkompinda, mantan pejuang dan tokoh pemekaran Kabupaten Rohul, seluruh pejabat dan pegawai di lingkungan Pemkab Rohul, pelajar, dan masyarakat Rohul.

Selesai upacara, diserahkan berbagai penghargaan kepada beberapa orang, seperti pelaku seni Rohul Taslim, pelajar berprestasi, serta memberikan bantuan kepada penyandang cacat di Kabupaten Rohul. [adv/hms]


TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT