Dua Hari Diparkir, Truk Berisi 2 Ton Ganja Tanpa Tuan Diamankan

Rabu, 01 Oktober 2014 - 00:00:09 WIB
Share Tweet Google +

Metroterkini.com - Aparat gabungan, Polisi, Koramil dan Polisi Hutan (Polhut) berhasil menggagalkan penyelundupan ganja kering keluar Aceh dengan menggunakan satu truk interkuler di kawasan gunung Paro, Desa Layeun, Kecamatan Leupung, Kabupaten Aceh Besar, Rabu (1/10). 

Penemuan truk interkuler itu hasil dari operasi rutin aparat gabungan yang sedang melintas di kawasan itu. Saat itu aparat gabungan curiga dengan keberadaan mobil tersebut terparkir di samping warung kopi sejak kemarin.

Kasubbid III Direktorat Narkoba, Polda Aceh, Kompol Fery Herlambang membenarkan adanya penangkapan tersebut. Menurutnya, aparat gabungan yang curiga keberadaan mobil tersebut dan langsung tadi pagi sekitar pukul 11.00 WIB memeriksa mobil tersebut.

"Waktu petugas periksa mereka menemukan adanya ganja kering dalam truk," tegas Kompol Fery Herlambang di tempat kejadian perkara.

Menurut Kompol Fery Herlambang di dalam mobil didapatkan sekitar 2 ton lebih ganja kering yang sudah dimasukkan dalam karung goni. Masing-masing goni terdapat 30 sampai dengan 50 bal ganja kering yang telah dibungkus rapi dalam goni.

Goni tersebut dicampur dengan karton bekas. Sehingga terlihat sekilas seperti sedang membawa bahan material kardus bekas yang ada dalam mobil truk tersebut. Dan semua ganja kering itu sudah diangkut ke Polda Aceh dengan cara dilansir pada mobil lain.

Menurut keterangan saksi mata, pemilik warung kopi, M Jamil Yusuf mengatakan, mobil yang memiliki nomor polisi B 9923 HB tersebut sudah terparkir sejak kemarin sekira pukul 11.00 WIB karena terjadi kerusakan pada as gardan.

Kemudian sopir truk tersebut menghubungi mekanik yang ada di Banda Aceh dan sekira pukul 13.00 WIB kemarin Selasa (30/9) datang memperbaiki mobil tersebut.

"Sekitar pukul 15.00 WIB barang-barang mobil yang rusak itu dibawa ke Banda Aceh, kata sopir hari ini akan kembali untuk dipasang kembali," kata saksi M Jamil Yusuf.

Menurutnya, kemarin sekira pukul 18.00 WIB sopir truk interkuler itu sudah tidak lagi berada di lokasi kejadian. Namun M Jamil Yusuf tidak mengetahui sudah pergi ke mana sopir truk tersebut. 

"Gak tahu saya ke mana sopir itu, yang ada dibilang sore itu besok (hari ini) akan kembali memperbaiki mobil," tandasnya. [mer]