Ini Alasan 13 Tahanan KPK Ogah Salat Ied di Rutan Cipinang

Selasa, 29 Juli 2014 - 00:00:17 WIB
Share Tweet Google +

Metroterkini.com - Sebanyak 13 tahanan pria dari Komisi Pemberantasan Korupsi yang sebelumnya direncanakan untuk salat Idul Fitri 1435 Hijriah di rumah tahan Kelas I Cipinang batal. Alasannya mereka tidak mau diliput oleh media dan juga faktor keamanan.

Ketiga belas orang yang menolak melakukan salat Ied di Rutan Cipinang itu adalah mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum, mantan Sekretaris Majelis Tinggi Partai Demokrat Andi Alifian Mallarangeng, mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq, Ahmad Fathanah dan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Akil Mochtar, adik Gubernur Banten non aktif Chaeri Wardana, mantan Deputi Gubernur BI Budi Mulya, Bupati Bogor Rachmat Yasin, Bupati Kerawang Ade Swara, Wali Kota Palembang Romi Herton, Heru Laksono dan Tafsir Nurchamid.

Kepala Rutan Kelas I Cipinang Agus Heryanto mengatakan baru mendapatkan kabar penolakan para tahanan tersebut sekitar pukul 06.35. "Itu pun dari pihak kami yang berkoordinasi dengan pihak Rutan KPK," kata dia sesuai salat Ied di Rutan Cipinang, Senin (28/7).

Menurut Agus  alasan keamanan yang dilontarkan ketiga belas tahanan KPK itu tidak mungkin diakomodir.  "Kami tidak mungkin mengakomodir keamanan dalam perjalanan, karena petugas kami sudah mengawasi 3.257 orang," katanya.

Sebelumnya, menurut Kepala Bagian Pemberitaan dan Informasi KPK Priharsa Nugraha, para tahanan yang berada di rumah tahanan KPK, Rutan Guntur di Jakarta Selatan, dan Rutan Pondok Bambu di Jakarta Timur akan melaksanakan salat Ied di Rutan Cipinang. [kmc]