Penangkapan 'Raja Ruko Bengkalis' Tanpa Sabu dan Senpi

Kamis, 17 Juli 2014 - 00:00:15 WIB
Share Tweet Google +

Metroterkini.com - Pemberitaan diringkusnya "Raja Ruko Bengkalis" DN alias Anun (42), warga Jalan Bengkalis, Kelurahan Rimba Sekampung, Kecamatan Bengkalis atas kasus dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) hasil pengembangan kasus penyelundupan BBM di Batam dan tanpa sengaja petugas menemukan 1 kilogram (Kg) sabu dan senjata api (senpi) ketika dilakukan penggeledahan, Minggu (13/7/14) lalu ditegaskan Kapolres Bengkalis AKBP Andry Wibowo adalah salah informasi.

Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri) melalui Kapolres AKBP Andry meluruskan pemberitaan tersebut. Penemuan sabu dan senpi saat dilakukan penggeledahan DN alias Anun ditegaskan tidak benar.

"Saya ingin meluruskan pemberitaan kasus DN, pihak Bareskrimsus Mabes Polri menginformasikan bahwa yang disita pada saat penangkapan hanya buku tabungan, sertifikat tanah dan beberapa data pendukung lainnya," tegasnya, Kamis (17/7).

Ditambahkan Kapolres perihal keterangan sebelumnya yang dilontarkan terkait adanya temuan sabu dan senpi. Kapolres kembali menegaskan, pihaknya hanya menanggapi isu yang berkembang di masyarakat bahwa seorang warga Bengkalis benar telah ditangkap Mabes Polri.

"Terkait sabu masih didalami dan sekarang dikembangkan," katanya lagi.

Kemudian, Kapolres AKBP Andry juga menjelaskan, aliran dana yang keluar masuk rekening DN bukan sebesar Rp250 miliar, akan tetapi hanya Rp74 miliar yang dianggap tidak wajar berdasarkan hasil audit PPATK.

"Warga Bengkalis untuk tidak termakan isu negatif terkait pemberitaan ini, karena kasus ini merupakan kasus atensi dari pimpinan tertinggi Polri," katanya.[rdi]