Kubu Jokowi Dituding Menyusup & Gelar Konvoi Terbuka

Senin, 16 Juni 2014 - 00:00:21 WIB
Share Tweet Google +

Metroterkini.com - Tim pemenangan Jokowi-JK Kecamatan Jebres, Solo, mensinyalir, konvoi kendaraan dengan knalpot terbuka saat Jokowi menghadiri kampanye di Taman Budaya Jawa Tengah (TBJT) Sabtu (14/6), dilakukan oleh pihak lawan. Mereka dituding sengaja ingin menjatuhkan kredibilitas capres Jokowi.

Ketua Tim pemenangan Jokowi-JK Kecamatan Jebres, YF Sukasno mengatakan konvoi tersebut dinilai merugikan Jokowi. Pihaknya mengaku tidak menggelar kampanye terbuka, saat kedatangan Jokowi ke Solo.

"Saya menduga konvoi itu dilakukan oleh pihak lawan yang ingin menjatuhkan kredibilitas Jokowi. Soalnya kita tidak mengintruksikan untuk melakukan kampanye terbuka dan itu dilakukan pada Sabtu dan Minggu," ujar YF Sukasno, Senin (16/6).

Sukasno mengatakan, pihaknya akan mencermati konvoi kendaraan yang dilakukan massa selama dua hari itu. Dia juga akan mencari tahu siapa koordinator dari konvoi kendaraan bermotor itu. Karena kegiatan tersebut dinilai sangat merugikan pasangan Jokowi-JK.

"Kampanye terbuka bisa merugikan figur atau calon pemimpin yang diusung. Konvoi dengan kendaraan knalpot terbuka mengganggu masyarakat dan membuat arus lalu lintas (lalin) menjadi macet," katanya.

Guna menarik perhatian masyarakat pada Pilpres 9 Juli, pria yang juga sebagai Ketua DPRD Solo ini memilih melakukan sosialisasi dan konsolidasi dengan mendatangi masyarakat secara langsung. Karena dengan mendatangi ke rumah-masing masyarakat akan dengan mudah mengenalkan pasangan calon kepada mereka serta tidak mengganggu kenyamanan. 

Menurut dia sosialisasi dan kosolidasi dilakukan mulai dari tingkat bawah baik dari tingkat pimpinan cabang, relawan dan lainnya.

"Tidak zamannya lagi kampanye terbuka, apalagi dengan konvoi kendaraan meraung-raungkan knalpot. Selain mengganggu juga membuat kemacetan lalin," tandasnya. [mer-ian]