Akhirnya Liga Indonesia Masuk KDULI, 1010-11

Kamis, 18 November 2010 - 10:52:56 WIB
Share Tweet Google +

JAKARTA, [metroterkini.com] — Sempat terkatung-katung, PT Liga Indonesia akhirnya kembali menggulirkan Kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia (KDULI), 2010-11 yang akan dimulai Jumat (19/11/2010). Kompetisi ini akan diikuti 39 klub yang tersebar di 16 provinsi di seluruh Indonesia. "Untuk laga pembuka akan mempertandingkan PSIS Semarang melawan Persik Kediri besok," jelas CEO PT Liga Indonesia, Joko Driyono. Seprti dilancir Kompas.com, Joko menjelaskan, 39 klub tersebut dibagi ke dalam tiga grup dalam babak pendahuluan, kemudian dilanjutkan dengan babak delapan besar, hingga akhirnya melaju babak semifinal dan final. "Kompetisi ini akan bergulir selama kurang lebih tujuh bulan dan akan berakhir pada bulan Juni 2011 dengan mempertandingkan 484 pertandingan. Sebagaimana musim lalu, juara, runner-up, dan peringkat ketiga pada musim ini akan promosi ke Indonesia Super League (ISL) 2011-12, dan peringkat keempat Divisi Utama akan melakukan playoff dengan klub yang berada di peringkat ke-15 di ISL," papar Joko. Lebih lanjut, Joko mengungkapkan, dana yang dibutuhkan untuk menggelar kompetisi ini sekitar Rp 9,5 miliar hingga Rp 11 miliar. Dari total dana tersebut, anggaran untuk membiayai wasit menjadi yang paling besar. "Musim ini ada total 39 klub yang berlaga. Lebih banyak dari musim lalu yang hanya 33 klub sehingga pengeluaran menjadi besar. Pengeluaran paling besar untuk membiayai wasit sekitar Rp 6,41 miliar," tukasnya. Untuk menutupi pembiayaan tersebut, Liga mengajak TiPhone sebagai sponsor utama kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia 2010-11. Nilai kontrak dari kerja sama ini mencapai Rp 5 miliar. "Dengan demikian, nama resmi kompetisi ini adalah Liga TiPhone. Liga menjalin kerja sama dengan TiPhone selama satu musim dengan harapan pada tahun-tahun berikutnya kerja sama ini akan terus berlanjut," ungkapnya. Meski begitu, Liga tidak melakukan revisi terkait hadiah bagi sang juara Divisi Utama. "Juara pertama tetap Rp 500 juta, runner-up Rp 300 juta, dan peringkat tiga Rp 200 juta," tukasnya.***/mtc