Kades Cantik Ini Ternyata Penyanyi Dangdut

Kamis, 07 November 2019 - 23:37:54 WIB
Share Tweet Google +

Metroterkini.com - Sebanyak 369 kepala desa (kades) di Lamongan dilantik Bupati Fadeli. Dari ratusan kades yang dilantik, ada satu yang mencuri perhatian.

Dia adalah Angely Emitasari. Angely mencuri perhatian karena parasnya yang ayu. Kecantikan Angely bahkan sudah viral di media sosial. Hari ini Angely dilantik menjadi Kepala Desa Kedungkumpul, Kecamatan Sukorame, Lamongan. 

"Saya maju mencalonkan diri menjadi kades di Desa Kedungkumpul karena dorongan dari masyarakat di desa saya," kata Angely kepada wartawan seusai pelantikan di Pendopo Lokatantra, Lamongan, Kamis (7/11/2019).

Padahal sebelumnya Angely, yang masih lajang pada usia 28 tahun, mengaku tak ada sama sekali tebersit di pikirannya untuk menjadi seorang pemimpin di desanya. Tetapi hari ini ia dilantik menjadi kepala desa. Karena itu, ia harus mengemban amanah yang sudah diberikan oleh warga. 

"Yang diutamakan membangun desa agar lebih baik lagi. Program (desa), ada," kata Angely.

Untuk diketahui, sebelum mencalonkan diri sebagai kepala desa, Angely merupakan penyanyi dari panggung ke panggung. "Insyaallah masih akan tetap bernyanyi, tapi tidak kayak dulu. Nggak fokus ke entertainment" kata Angely kepada wartawan usai pelantikan yang berlangsung di Pendopo Lokatantra Lamongan, Kamis (7/11/2019).

Wanita lajang ini berusia 28 tahun sebelum menjadi kades kerap tampil bersama salah satu group orkes melayu Adella.

Sementara itu, Bupati Lamongan Fadeli mengucapkan selamat dan sukses kepada para kades yang dilantik dan diambil sumpahnya. Fadeli berpesan kepada kepala desa yang dilantik agar bekerja sungguh-sungguh dan tidak berleha-leha. 

"Jangan berleha-leha, jaga situasi dan kondisi. Kegembiraannya dibatasilah," pesan Fadeli.

Fadeli juga berpesan agar para kades memimpin desa sesuai dengan program dan menciptakan inovasi. Para kades juga dituntut menunjukkan potensi masing-masing desa yang berkorelasi dengan visi-misi kabupaten. Selain itu, mereka diminta memberikan penghargaan kepada lawan saat kontestasi pilkades lalu. [dtk-met]