Jokowi: Soal Yerusalem Bisa Guncang Keamanan Dunia

Kamis, 07 Desember 2017 - 12:43:46 WIB
Share Tweet Google +

Metroterkini.com - Presiden Joko Widodo mengatakan, Indonesia mengecam keras pengakuan Amerika Serikat (AS) kepada Yerusalem sebagai ibu kota Israel. 

Presiden Jokowi juga meminta Amerika mempertimbangkan kembali keputusan tersebut.

"Keputusan Amerika dapat menggangu kebijakan majelis umum PBB dan bisa guncang stabilitas keamanan dunia," demikian kata Jokowi, di Istana Bogor, Kamis (7/12).

Presiden mengatakan bahwa rakyat Indonesia tetap konsisten berdiri bersama rakyat Palestina.

"Kita semua rakyat Indonesia tetap konsisten untuk tetap bersama rakyat Palestina mempertahankan haknya seperti dalam UUD 1945," tegas Jokowi.

Selain itu, Jokowi mengatakan, beberapa hari ini Indonesia telah berdiskusi dengan negara-negara OKI untuk sidang khusus pada kesempatan pertama.

"Dan meminta PBB bersidang untuk mengambil sikap," pungkasnya dilansir akurat.

Seperti diketahui, pada Rabu (6/12) pukul 13.00 waktu setempat, Trump telah mengumumkan secara resmi terkait pengakuan AS terhadap Yerusalem sebagai wilayah Israel, dan akan memindahkan Kedutaan Besar AS dari Tel Aviv ke Yerusalem.

Trump menyebut pengakuan Yerusalem sebagai milik Israel tidak lain sebagai pengungkapan fakta sebagaimana mestinya.

Padahal, Palestina akan menjadikan Yerusalem Timur sebagai ibu kota saat benar-benar merdeka karena wilayah tersebut masih dicaplok Israel.

Selain Indonesia yang terus mendukung kemerdekaan Palestina, kecaman atas rencana AS itu disampaikan Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guteres, Paus Fransiskus, China, Uni Eropa, dan bahkan dari negara-negara sekutu AS.[*]