Indo Barometer: Incambent Kalah Jika Ikut Pilgubri

Senin, 11 September 2017 - 23:22:05 WIB
Share Tweet Google +

Metroterkini.com - Kabar yang mengejutkan sesuai hasil survey Lembaga survei Indo Barometer, tentang tingkat kepuasan masyarakat Riau terhadap kinerja Gubernur Arsyadjuliandi Rachman. Hasilnya, 43,9 persen tidak puas, yang menyatakan puas hanya 0,8 persen dan sisanya 15,4 persen tidak menjawab.

"Di sini terlihat bahwa tingkat ketidakpuasan terhadap incumbent lebih tinggi. Itu bahaya karena angka kepuasannya berada di bawah 50 persen. Idealnya kepuasan seorang incumbent minimal 70 persen bahkan 80 persen," kata peneliti Indo Barometer, Hadi Suprapto Rusli kepada wartawan, Senin (11/9/2017).

Hadi menambahkan, calon incumbent yang maju Pilkada, namun memiliki tingkat kepuasan yang rendah, biasanya tidak diinginkan kembali oleh masyarakat daerah tersebut.

Ini tercermin dari hasil survei yang menunjukkan bahwa yang menginginkan Arsyadjuliandi Rachman kembali menjadi Gubernur Riau, sebesar 24,6 persen saja, ada pun yang tidak menginginkan kembali sebesar 44,1 persen dan tidak tahu atau tidak menjawab sebesar 31,3 persen

"Merujuk data tersebut, jika Pilkada dilaksanakan hari ini posisi incumbent kemungkinan akan kalah," ulas Hadi.

Dari hasil survei ini, tambah Hadi dimana dalam pertanyaan terbuka, elektabilitas incumbent berada pada urutan nomor dua dibawah Bupati Pelalawan HM Harris.

HM Harris menempati posisi pertama dengan tingkat dukungan sebesar 4.4 persen, disusul Arsyadjuliandi Rachman 3,6 persen, M, Lukman Edi 2,6 persen, Achmad 2,6 persen, Syamsurizal 1,9 persen, Syamsuar 1,5 persen, Herman Abdullah 1,4 persen, Yopi Arianto 1,3 persen, nama calon lainnya kurang dari 1 persen.

"Elektabilitas incumbent berada pada posisi kedua, seharusnya jika kepuasan terhadap gubernur tinggi ia akan berada pada nomor urut satu," urai Hadi.

Kemudian pada simulasi lima nama dengan pertanyaan tertutup, urutan pertama ditempati Lukman Edi sebesar 17,3 persen, disusul HM Harris sebesar 13,6 persen, Arsyadjuliandi Rachman sebesar 12,1 persen, Achmad sebesar 11,6 persen dan Syamsuar sebesar 9,8 persen.

"Adapun jika simulasi lima nama, posisi Arsyadjulian Rachman merosot pada urutan ketiga," tuntas Hadi.

Survei dilakukan di seluruh wilayah Provinsi Riau, yang meliputi 12 kabupaten/kota pada tanggal 17 hingga 26 Agustus 2017. Jumlah sampel pada survei itu sebanyak 800 responden, dengan margin of error sebesar 13,46%, pada tingkat kepercayaan 95%. Metode penarikan sampel yang digunakan adalah motede stage random sampling. [**]