Langgam Kekurangan Satu Unit Alat Rekam e-KTP

Senin, 25 Juni 2012 - 17:53:53 WIB
Share Tweet Google +

Hingga Ahad kemarin, pihak Pemerintahan Kecamatan Langgam sudah melakukan perekaman e-KTP sebanyak 2536 warga. Namun alat perekaman e-KTP yang seharusnya dua unit namun baru satu unit yang di salurkan. Akibatnya, perekaman e-KTP di kecamatan Langgam sedikit terkendala.

Demikian diungkapkan Camat Langgam Faisal, STTP saat berbincang dengan riauterkini dikantornya, Senin (25/6/12). Menurutnya, jumlah penduduk dikecamatan Langgam, mencapai 24 ribu lebih. Sementara untuk wajib KTP berjumlah, kurang lebih 17 ribu jiwa.

Berangkat, dari jumlah wajib KTP mencapai 17 ribu itu,  makanya pihak kecamatan, memperoleh dua perangkat alat rekam, e-KTP. "Sesuai peraturan, setiap jumlah wajib KTP mencapai 15 ribu memperoleh, dua alat rekam e-KTP, sementara wajib KTP di kecamatan Langgam melebihi angka itu," terang Faisal.

Akan tetapi, kata Faisal, pihak kecamatan hanya memperoleh satu unit alat rekam e-KTP. Kondisi ini tentu, sedikit menghambat, pelaksanaan rekam e-KTP di kecamatan Langgam. "Terkait dengan, hanya satu unit alat, rekam ini sedikit menghambat, proses perekaman e-KTP. Kita sudah menanyakan perihal ini kepada Disdukcapil," tegasnya seraya berharap, satu unit alat rekam ini segera dikirim untuk Langgam.

Sejak, diluncurkan, e-KTP ini yakni pada tanggal 3 Juni lalu, meskipun hanya satu alat, namun petugas sudah berhasil merekam e-KTP 2536."Rata-Rata setiap hari melebihan 200 perekaman," tuturnya.

Ia juga menambahkan, pihak pemerintahan juga melakukan sistem jemput bola terhadap warga yang belum memiliki KTP SIAK. "Untuk warga yang belum memiliki KTP SIAK, kita akan lakukan sistem jemput bola. Sebab syarat untuk membuat e-KTP harus ada KTP SIAK. Sementara untu KTP SIAK, sudah mencapai 60 persen," paparnya.

Untuk target e-KTP pada tanggal 31 Oktober mendatang, Faisal menarget diatas angka 95 persen. "Untuk e-KTP, kita menargetkan pertanggal 31 Oktober diatas 95 persen," tandasnya.**fb