Tunjungan Guru Bersertifikasi Belum Diterima

Kamis, 21 Juni 2012 - 17:49:39 WIB
Share Tweet Google +

Saat ini, tunjangan profesi guru lulus sertifikasi cawu I sudah diturunkan oleh pusat sejak bulan Maret lalu, namun saat ini dana tersebut belum disalurkan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Pelalawan. Hal ini membuat guru yang berhak mendapatkan kucuran dana tersebut menunggu tanpa kepastian.

Hal ini tidak ditampik oleh Aang Abdul Ghofar Bagian Sertifikasi Guru Dinas Pendidikan Kabupaten Pelalawan, saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (21/6/12). Menurutnya, dana tersebut memang sudah turun dari pusat pada bulan April lalu namun belum bisa dicairkan pada para guru.

"Dana dari pusat untuk tunjangan profesi guru itu sudah turun dengan nilai nominal sebesar Rp 8,3 M pada bulan lalu. Tapi saat ini belum bisa dibagikan karena SK nya belum turun, sehingga belum bisa diberikan pada para guru yang berhak menerimanya," ungkapnya sambil mengatakan kalau dirinya sedang berada di Kabupaten Siak dalam rangka mencari tahu bagaimana teknis pencairan di daerah tersebut.

Namun meski begitu, sambungnya, pihaknya berjanji dalam waktu satu sampai dua minggu lagi dana tersebut bisa dicairkan. Terkait teknis pencairan dana tersebut tentunya akan disalurkan kerekening langsung para guru penerima dana tersebut.

"Kita upayakan dalam satu atau dua minggu ini dana tersebut akan cair, dan dikirim langsung ke rekening masing-masing penerima dana itu," janjinya.

Sementara itu, saat disinggung mencuatnya informasi tunjangan guru tersebut akan dilakukan pemotongan sebesar satu hingga tiga juta rupiah untuk setiap orang guru, Aang kembali menampik informasi tersebut.

"Adanya informasi tersebut tidak benar. Memang saya akui, kucuran dana itu masih kurang atau minus sebesar 1.3 miliar. Sehingga tunjangan sertifikasi guru ini, tidak bisa dibayar dengan penuh," terangnya.

Ditempat terpisah, salah seorang guru yang enggan disebut namanya dan telah lulus sertifikasi memang mempertanyakan tunjangan sertifikasi tersebut. Pasalnya, dirinya juga mendapat kabar bahwa dana dari pusat untuk tunjangan profesi guru lulus sertifikasi Cawu 1 telah turun tapi kenapa belum dikirim ke rekeningnya.

"Sampai saat ini, saya dan rekan-rekan yang sama-sama mendapat tunjangan profesi guru lulus sertifikasi sama sekali belum mendapatkan dana itu," ungkap guru yang mengajar di Kota Pangkalan Kerinci tersebut.

Dia mengatakan kalau dana atau SK tersebut sesungguhnya sudah turun, persoalan tersebut membuat heran dirinya bersama rekan-rekannya. Hal ini membuat sejumlah guru penerima dana tunjangan profesi guru lulus sertifikasi menjadi bertanya-tanya.

"Dana sudah ada dan SK sudah turun tapi kenapa belum juga dibagikan," pungkasnya.

Menanggapi masalah tersebut, Aang menjelaskan kembali, saat ini dana tunjangan sertifikasi memang telah dikucurkan. Namun permasalahannya bukan pada tunjangan tersebut, melainkan banyaknya para guru yang telah lulus sertifikasi tidak pada tempatnya.

"Seperti guru SD bidang studi pendidikan kewarganegaraan (PPKN) dan metematika, seharusnya sertifikat mereka bukan guru bidang studi, melainkan guru kelas. Karena, pada tingkat SD, bidang studi tersebut belum di ajarkan pada murid. Hal inilah yang membuat sebagian tunjungan tersebut tidak bisa dicairkan kepada guru yang bersangkutan. Karena sesuai PP 72 tahun 2008 Bab 3 pasal 15 tentang kriteria penerima dan jabatan yang diperbolehkan untuk tunjangan serfikasi guru tingkat SD, apabila statusnya sesuai dengan sertifikatnya. Jadi, jika tidak sesuai sertifikat, berarti bermasalah dan tunjangan tersebut tidak bisa dicairkan," bebernya.**ma