Ki Kusumo Klarifikasi : Nenek yang Meninggal Bukan Ibunda

Rabu, 27 April 2016 - 00:00:08 WIB
Share Tweet Google +

Metroterkini.com - Aktor sekaligus produser film ini tengah berkabung setelah Senin (25/4) kemarin, sang nenek meninggal dunia dalam usia sepuh. Ya. Wanita yang dicintainya ini menghembuskan nafas terakhir diusia 83 tahun karena berbagai penyakit yang diderita.

Dalam akun twitter @kikusumo miliknya, Ki Kusumo sekaligus memberikan klarifikasi terhadap pemberitaan yang telah salah menafsirkan. “Sedikit meluruskan, yg saya panggil ibu adalah nenek saya. Bukan ibu saya, hanya karena dari kecil saya sama nenek makanya saya memanggilnya ibu,” cuit Ki Kusumo, Selasa (26/4).

Sejak kecil Ki Kusumo memang tinggal bersama sang nenek. Peserta Dangdut Academy Celebrity ini tidak pernah berpisah dengan perempuan yang juga dipanggilnya ibu. Maka praktis, setiap detail kehidupan ki kusumo selalu dilewati bersama orang yang disayanginya tersebut.

“Beliau nenek sekaligus ibu buat saya, orang tua buat saya, segala-galanya buat saya. Beliau perempuan yang luar biasa. Sejak kecil saya sakit diurusnya, sampai sekarang. Saya pikir ini adalah pengabdian saya, bakti saya terakhir, saya lakukan yang terbaik,” lanjut Ki Kusumo lewat sambungan telpon.

Meski meninggal diusia yang sudah lanjut, kepergian sang nenek tetap memberikan pukulan di hati Ki kusumo. Sebab neneknya adalah sosok yang amat berjasa dalam hidup paranormal ternama ini.

Tidak ada pesan terakhir yang dititipkan almarhum neneknya untuk Ki Kusumo. Diakuinya, hanya perasaan tidak nyaman dalam beberapa hari terakhir. Itu yang membuat kesedihan Ki Kusumo menyentuh hingga ke dasar hati.

“Kalau ditanya feeling, belakangan ini memang tidak enak, tidur susah, rasanya berdebar-debar,” sambungnya.

Kendati berat, namun Ki Kusumo mengaku iklhas melepas kepergian orang tercintanya itu. “Mungkin sudah ada tempat lain yang lebih layak. Kami sekeluarga harus mengikhlaskan, merelakan kepergiannya. Ibu maafkan Adi, maafkan jika punya salah. Mungkin ada harapan yang belum tercapai, Adi sayang ibu,” tutup Ki Kusumo. [syah]